Dihukum Seumur Hidup, Pemain PS Mojokerto Putra Kecelakaan dan Koma

Curhat Setelah Dihukum PSSI

Setelah dijatuhi hukuman oleh PSSI seumur hidup dilarang bermain sepak bola. Krisna Adi Darma mengalami kecelakaan hingga megalami koma 13 jam. Peristiwa terjadi Minggu (23/12) pukul 02.00 WIB dini hari sehari setelah humukan diumumkan oleh PSSI.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, Krisna mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang dari rumah kakaknya, Johan Arga di Sleman, Jawa Tengah. Saat itu Krisma datang untuk curhat masalah hukuman yang menimpanya.

Johan Arga, kakak kandung krisma Adi mengatakan, adiknya datang ke rumahnya sekitar pukul 11 malam, dan baru pukul 02:00 WIB. “Kejadiannya pukul 02;05 WIB, Dia dari rumah saya di Sleman. Jam 2 pulang ke rumahnya yang jaraknya sekitar 1 km,” kata Johan.

Johan juga menceritakan, saat itu adiknya datang bersama temannya, tapi tidak tahu siapa yang posisi siapa membonceng. “Kronologisnya tidak tahu, tapi Krisna sempat mengalami koma selama 13 jam. Dia juga mengalami pendarahan di bagian kepala sehingga harus dilakukan operasi pembersihan bagian kepala,” ungkapnya.

Johan juga mengatakan, hingga kini Krisna dirawat dan menjalani operasi di rumah sakit umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta. “Jelas hari ini (Minggu) pengangkatan batok kepala setelah sebulan baru dipasang lagi, artinya selama satu bulan ke depan tidak bisa berkomunikasi dia,” katanya.

Sekedar informasi, Krisma Adi adalah pemain PS Mojokerto putra yang dihukum Komisi Disiplin PSSI berupa larangan bermain bola seumur hidup. Krisna dinilai terlibat dalam permainan skor dan turut menjalankan praktik match fixing , dan sengaja membuat timnya kalah.(sma/udi)