Wisata Waduk Tanjungan Mojokerto Bakal Disulap Spektakuler, Ini Konsepnya

Bertema Putri Sekartanjung, Sentuhan Majapahit dan Wahana Modern

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto saat ini sedang menggodok konsep revitalisasi Wisata Waduk Tanjungan (WWT) yang ada di wilayah utara Sungai Brantas menjadi wisata yang spektakuler bertema putri Sekartanjung.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, untuk merombak wisata yang berada di Desa Tanjungan, Kemlagi ini. Pemkab Mojokerto ini sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 8,5 miliar untuk tahap awal di tahun ini.

Djoko Widjayanto, Kepala Disparpora Kabupetan Mojokerto mengatakan, konsep revitalisasi Wisata Waduk Tanjungan saat ini sudah hampir rampung dan akan segera dipaparkan dihadapan Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat.

“Rencananya minggu depan akan kita paparkan, kalau semua setuju dan siap mendukung akan langsung kita lanjutkan, karena perencanaannya sudah selesai dan tinggal melakukan beberapa revisi yang sifatnya tidak vital,” ungkapnya, Sabtu (05/01/19).

Baca Juga :  Ngintip Taman Ghanjaran Trawas Mojokerto, Parkir per Hari Tembus Rp 10 Juta

Disinggung soal konsep yang diusung, kata Djoko, akan mengambil tema tokoh putri Sekartanjung yang diberi sentuhan edukasi sejarah Majapahit dan dilengkapi dengan wisata air, kota apung dan berbagai wahana spektakuler.

“Temanya agak mirip dengan cerita timun emas, ada putri-putri cantik yang dikejar-kejar butho ijo. Tapi konsepnya modern,” terangnya.

Djoko juga mengatakan, semangat untuk menghidupkan Wisata Waduk Tanjungan ini memang bertujuan untuk mengembangkan pembangunan infrastruktur dan wisata di wilayah utara Sungai Brantas.

“Kita ingin melibatkan masyarakat untuk program revitalisasi WWT ini. Karena, tujuan pemda adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jadi, wisata harus berdampak pada peningkatan ekonomi warga sekitar,” pungkasnya.(sma/udi)