Pol PP Ciduk 10 Pelajar Bolos di Game Online, Ini Sikap Walikota Mojokerto

Wacanakan Pembatasan Warner dan Game Online

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari yang biasa dipanggil Neng Ita mengaku prihatin dengan banyaknya pelajar bolos saat jam pelajaran yang terjaring razia Satpol PP Kota Mojokerto, baik di warnet maupun di tempat game online.

Menyikapi hal ini, orang nomor satu ini berencana akan mencari cara untuk mengantisipasi pelajar bolos, termasuk membatasi jam buka warnet maupun game online, yang sering menjadi tempat pelajar bolos.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, dalam razia rutin yang dlakukan Satpol PP pada Kamis (10/01) pagi, sedikitnya ada 10 pelajar SMP dan SMA yang terjaring razia. Mereka dibawa ke kantor Pol PP untuk dilakukan pembinaan serta orang tua dan pihak sekolahnya dipanggil.

Baca Juga :  Bahaya, Pelajar Mojokerto Belajar Oplos Cukrik

Penertiban pelajar ini juga langsung ditinjau Neng Ita, Walikota Mojokerto bersama Amin Wachid, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto yang datang ke Pol PP untuk melihat langsung dan memberi motivasi.

Menyikapi banyaknya pelajar bolos, Neng Ita, Walikota Mojokerto mengatakan, pihaknya akan menginventarisir masalah ini bersama instansi terkait untuk mencari solusi dan cara pencegahan yang efektif.

“Kita akan menggelar rapat bersama instansi terkait bagaimana caranya memberi batasan terhadap keberadaan warnet dan game online agat tidak digunakan ajang pelajar bolos,” pungkasnya.(sma/udi)

Baca juga :