BPBD Mojokerto : 27 Desa Rawan Bencana Longsor dan Banjir

Tiga Rumah di Gondang Terendam Lumpur

Sebanyak 27 Desa di lima kecamatan di Kabupaten Mojokerto dinyatakan rawan bencana banjir dan longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto meminta masyarakat waspada.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, baru-baru ini terjadi banjir lumpur di Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang. Ini adalah salah satu dampak dari longsornya tebing dan terbawa arus hingga masuk kampung.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Mochamad Zaini, mengatakan, hasil pemetaan BPBD, ada 27 desa yang rawan bencana banjir dan longsor. Diantaranya di Kecamatan Gondang sebanyak 7 desa, Kecamatan Jatirejo 8 desa, Ngoro ada 2 desa dan Pacet 6 desa, serta Trawas 5 desa.

Kata Zaini, meskipun frekuensi hujan yang turun dari tahun ke tahun tetap seperti biasanya, namun bobot ancamannya terhadap kerusakan permukiman warga masih besar. “Kita berharap warga dan pemerintah desa selalu antisipasi dan waspada ketika sudah turun hujan,’’ kata Zaini.

Zaini mencontohkan, tiga rumah warga di Desa Kalikatir, Gondang yang terendam lumpur merupakan dampak.hujan lebat selama 3 jam dan menggerus tanah di tebing. Sehingga dampaknya masuk ke rumah warga.

Baca Juga :  Deteksi Bencana di Mojokerto, Pemkab Gandeng USAID-APIK

BPBD bersama warga sekitar dan para relawan langsung melakukan kerja bhakti untuk membersihkan rumah yang terdampak agar bisa segera ditempati kembali.

Bahkan, BPBD bersama pemkab juga sudah menetapkan Desa Kalikatir sebagai desa tangguh, sehingga ketika bencana datang, warga sudah siap dalam menyelamatkan nyawa dan harta bendanya.(sma/udi)

Iklan suaramojokerto.com
advertisementBaca juga :