Badai Angin dan Petir, Jalur Pendakian Puncak Penanggungan Ditutup

Sebagian Pendaki memilih Muncak di Gunung Pundak

Hujan disertai badai berpotensi melanda kawasan puncak Gunung Pengagungan dan membahayakan para pendaki. Akibatnya, jalur pendakian menuju puncak yang berada di Desa Tamiajeng, Trawas, Mojokerto ditutup.

Suaidi petugas pos penjagaan gunung penanggungan mengatakan, penutupan ini dikarenakan cuaca buruk di puncak gunung yang sangat ekstrim, sehingga pihak pengelola menutup sementara.

“Penutupan ini sesuai dengan data BMKG yang menyatakan dalam minggu-minggu ini di puncak penanggungan berpotensi hujan dan badai. Sehingga kita tidak berani mengambil resiko,” terangnya.

Suaidi juga mengatakan, penutupan jalur pendakian ini bersifat sementara, namun pihaknya belum bisa memastilan kapan jalur akan dibuka kembali. “Cuaca seperti ini diprediksi akan berlangsung sampai satu minggu kedepan, ya antara Sabtu sampai Senin,” tambahnya.

Sementara Afwan, salah satu pendaki asal Lamongan mengatakan, dengan penutupan ini, dirinya bersama rombongan harus turun lebih awal dari rencana yang di tentukan. Sebab, di atas gunung penanggungan cuacanya sangat menghawatirkan.

Baca Juga :  Kebakaran Gunung Panderman, 2 Pendaki Asal Mojokerto Akhirnya Selamat

“Saya sampai puncak gunung penanggungan sekitar pukul 03:00 dini hari. Anginnya sangat kencang, bahkan saya dan teman-sempat terbawa. Di atas memang menakutkan, hujan juga cukup deras disertai petir terus menerus,” kata Afwan.

Sementara sejumlah pendaki yang sudah terlanjur bersiap mendaki puncak gunung penanggungan harus balik kucing. Sebagian juga memilik mendaki puncak gunung pundak yang lokasinya di bawah gunung penanggungan.(sma/udi)

Baca juga :