Kupas Aksi 212, Tabloid Indonesia Barokah Disebar di Mojokerto

Berisi Berita Menyudutkan Pasangan Capres

Tabloid Indonesia Barokah yang berisi berita politik yang diduga menyudutkan pasangan capres Nomor urut 2 (Prabowo-Sandi) tiba-tiba menyebar di sembilan ponpes di Kota Mojokerto, Kamis (24/01). Diantaranya di Ponpes Sabilul Muttaqin (Abah Yat) di Jalan Wahid Hasyim dan Ponpes Nurul Huda di Surodinawan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, sejumlah pengurus pondok mengaku tidak mengetahui siapa yang mengirimnya, katena tiba-tiba sudah ada di pondok, amplop besar berisi tabloid tersebut.

Ahmad Saifulloh, Pengurus Pondok Nurul Huda mengaku, awalnya dirinya tidak tau kalau paket tersebut berisikan Tabloid Indonesia Barokah. Karena dikirim melalui kurir dan dikira paket biasa.

“Saya mendapatkan kiriman itu sejak tiga hari yang lalu, hari senin 21 Januari melalui kurir. Tiba-tiba diberi amplop berwarna coklat berisikan tabloid tersebut. Di dalam amplop bertuliskan ditujukan untuk 9 pondok pesantren yang ada di kota Mojokerto.” ungkapnya.

Saiful juga mrmgatakan, dirinya tidak menduga kalau isi amplop tersebut adalah Tabloid Indonesia Barokah yang sejak kemarin di sudah ramai diberitakan. “Kalau isinya memang tentang politik, yakni moment pilpres dan pileg yang berikan tentang Pro dan kontra salah satu pasangan calon,” terangnya.

Baca Juga :  MKP, Bupati Mojokerto Divonis 8 Tahun Penjara Plus Plus

Sementara 9 pondok pesartren yang disebut dikirimi Tabloid Indonesia Barokah diantaranya :
– Ponpes Sabilul Muttaqin (Abah Yat) di Jalan Wahid Hasyim.
– Al Azhar, Jalan Azhar, Kelurahan Kedundung.
– Tarbiyatul Aulad Jalan Pendidikan Pulo Wetan, Kelurahan Pulorejo.
-PP Al Khodijah, Kelurahan Surodinawan.
– PP Nurul Huda Jalan KH Usman, Kelurahan Surodinawan.
– Miftahul Hikmah, Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto
– Al Hasyimiyah Jalan Cakarayam, Kelurahan Mentikan
– Assholihiyah Jalan Penarip, Kelurahan Kranggan
– Manbaul Quran Jalan Bancang, Kelurahan Wates.

Tabloid Indonesia Barokah edisi I Desember 2018 ini berjudul, Reuni 212 : Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik.(sma/udi)

Iklan suaramojokerto.com
advertisementBaca juga :