Indahnya Wisata Kali Moro di Bukit Jengger Mojokerto

Kali Moro di Bukit Jengger, Kecamatan Jatirejo - Mojokerto

Destinasi wisata di Mojokerto sebenarnya sangat beragam, seperti wilayah Pacet yang terkenal dengan kolam air panas. Tapi, banyak destinasi wisata alam yang sebenarnya belum tereksplor pemerintah.

Seperti wilayah Kecamatan Jatirejo yang terdapat sebuah sungai bernama Kali Moro. Tepatnya berada di Dusun Jabung, Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo – Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, lokasi Kali Moro hampir setiap hari libur sering di kunjungi masyarakat khususnya kaum milenial sampai rombongan keluarga. Selain air yang cukup jernih, spot selfi dengan banyaknya batu besar di tambah pemandangan alam juga begitu mendukung.

Seperti yang diungkapkan, Johan Untung – keluarga dari Warung Rakyat. Pihaknya bersama keluarganya sengaja datang untuk menikmati keindahan alam. “Lokasi ini kita pilih, selain keindahan alam, juga segarnya sungai asli dari pegunungan bukit Jengger yang menjadi daya tarik sendiri,”ungkapnya.

Kata untung, lokasi ini belum tereksplor. Namun berjalannya waktu, akan menjadi sebuah destinasi wisata yang cukup bagus jika di kelola dengan benar. “Jadi, lokasi ini sangat cocok bila digunakan untuk mengisi hari libur bersama keluarga. Apalagi bagi pemuda pemudi kaum milenial yang kekinian yang suka sekedar berfoto, sangat cocok. Apalagi lokasi ini juga gratis tanpa di pungut biaya. ” terangnya.

Bahkan, di lokasi tersebut ada batu besar seperti melayang, ” Mungkin itu yang menjadi daya tarik. Batu besar itu tersangga tanah sedikit seperti melayang,”ucapnya.

Namun untuk bisa sampai kesna, kata untung, wisatawan harus melewati jalan yang cukup ekstrim, ” Kalau berjalan kaki bisa sampai 1 jam. Namun karena jalanya bisa di lewati dengan kendaraan, paling membutuhkan Waktu 10 sampai 15 menit. Jaraknya dari jalan raya kira-kira 1 km, ” Imbuhnya.

Sementara itu, Satuin (50), salah satu warga setempat mengatakan, hampir setiap minggu banyak kaum muda datang ke Sungai Moro.Di singung, terkait sejarah sungai tersebut, pihaknya tidak tahu pasti,”Yang jelas warga sekitar sering menyebut aliran sungai tersebut dengan nama Sungai Moro,” terangnya. (adm/ats)

Iklan suaramojokerto.com
advertisementBaca juga :
Baca Juga :  Polemik Air Panas Pacet Mojokerto kian Meruncing