Warganya Terserang DBD, Walikota Mojokerto Sambang dan Beri Bantuan Dana

Banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Mojokerto, hingga membuat pasien di RSU membludak, menjadi atensi Ika Puspitasari atau Ning Ita Walikota Mojokerto.

Ning Ita langsung mendatangi warganya yang terkena DBD dan di rawat di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Selain menghimbau selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah, juga memberikan bantuan dana.

“Musim penghujan adalah musimnya nyamuk dan wabah seperti ini mulai banyak di seluruh daerah. Tapi kita punya kader Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang terus bergerak. Ada atau tidak ada wabah mereka tetap bekerja,” kata Ning Ita.

Menurutnya, mulai Februari akan ada program tambahan untuk meningkatkan kebersihan Kota Mojokerto. “Namanya Prokasih (Program Kali Bersih) yang semua itu kita gerakkan, termasuk OPD yang memiliki output kesana. Kita juga akan melibatkan seluruh stakeholder termasuk TNI, Pramuka, Tagana, komunitas remaja dan seluruh elemen masyarakat termasuk RT-RW dan kader PSN, kita bergerak bersama-sama,” katanya.

Kata Ning Ita, fogging tidak akan dilakukan meski ada penyebaran DBD, tapi akan lebih memaksimalkan kader PSN. “Sampai dengan terakhir hanya ada 7 pasien DBD, dan yang empat sudah sembuh. Tapi kita cegah bersama-sama, PSN kita gerakkan. Keterlibatan semua masyarakat juga kita gerakkan supaya tidak lebih banyak lagi yang terjangkit DBD,” terang Wali Kota.

Baca Juga :  Baru Berjalan 4 Hari, 10 Anak-Anak di Mojokerto Terserang DBD

Ning Ita juga mengatakan, untuk menanggulangi DBD akan lebih memaksimalkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk sekolah dan organisasi yang ada dibawah naungan OPD terkait. (adm/ats)

Iklan suaramojokerto.com
advertisementBaca juga :