Ayahnya Diisukan Kena OTT KPK, Rambo Garudo di Mojokerto Tenang Saja

Klarifikasi via video call

Kabar ditangkapnya Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Sidoarjo pada Jum’at pagi (15/03), juga melibatkan beberapa orang yang terlibat dalam OTT tersebut.

Bahkan beredar kabar, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol (Purn) Anang Iskandar yang juga caleg PPP, termasuk salah satu tokoh yang turut ditangkap KPK bersama M Romahurmuziy yang biasa dipanggil Romy.

Informasi yang dihimpun, beredarnya kabar terjaringnya Anang Iskandar dalam OTT itu berawal dari sumber di Polda Jatim yang menyebutkan ada caleg DPR RI dari PPP Dapil Jatim VI (Kabupaten Tulungagung, Blitar, Kediri, Kota Kediri, dan Blitar) inisial AI ikut terjaring dalam OTT KPK.

Sehingga muncul spekulasi, dari sembilan caleg DPR RI dari PPP untuk Dapil Jatim VI hanya ada satu nama yang memiliki inisial AI, yakni Anang Iskandar, mantan Kapolda Jatim yang juga ayah dari Rambo Garudo, mantan calon wakil walikota Mojokerto.

Menyikapi hal ini, Rambo Garudo yang direktur RS Kamar Medika Mojokerto, anak laki-laki Anang Iskandar menanggapinya dengan tenang-tenang saja dan mengatakan kepada media bahwa berita adalah hoax alias berita bohong. “Kami tenang-tenang saja. Karena kabar itu hoaks (bohong),” kata Rambo Garuda saat ditemui beberapa wartawan di kantornya, Jumat siang (15/03).

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Jombang, Malam ini Tiba di Gedung KPK

Bahkan, untuk meyakinkan bahwa berita itu hoax, Rambo langsung menghubungi ayahnya lewat sambungan telepon dengan menggunakan video call di depan wartawan dan menanyakan kabarnya dan Anang Iskandar pun membantah dan mengklarifikasinya.

Dalam video call tersebut, mantan Kabareskrim Mabes Polri itu mengatakan bahwa dirinya dirumah dan tidak ada hubungannya dengan kasus yang di OTT KPK tersebut. “Wah dari mana info itu, wong saya tidak ke Surabaya, tidak kemana-mana. Aku di rumah terus. Lagi pula tidak ada hubungan dengan kasus korupsi, karena saya bukan penyelenggara negara,” katanya dalam video call.

Mantan Kabareskrim Mabes Polri ini juga menduga bahwa informasi itu sengaja dihembuskan oleh seseorang untuk menjatuhkannya.

“Kalau bahasa politiknya itu digoreng, aku segar bugar gini kok. Itu kira-kira mungkin proses politik masa sekarang, ini kan panas-panasnya politik ya, jadi mereka ingin menjatuhkan. Saya ini kan caleg, kira-kira begitulah,” tambahnya.

Sementara disinggung soal kasus apa yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy atau biasa disapa Romy. Abang mengaku tidak tahu dan sikap DPP PPP akan menindaklanjuti kasus tersebut. “Jumat malam digelar rapat untuk membahas terkait masalah itu,” pungkasnya.(sma/udi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*