Nonton Bantengan, Pelajar di Mojokerto Dikeroyok dan Luka Parah

Dua Pelajar Dikroyok dan Masuk Rumah Sakit

Kasus penganiayaan usai menonton hiburan bantengan menimpa korban bernama Alam Janfirus Pradana, pelajar berusia 15 tahun asal Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, peristiwa ini terkadi pafa Rabu dini hari di jalan Desa Nogosari, Kecamatan Pacet. Saat itu Alam baru saja menonton bantengan, kamu tiba-tiba didatangi 10 pemuda dan dikeroyok hingga tersungkur tak berdaya.

Supriyanto, ayah korban menceritakan jika anaknya menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka cukup parah di bagian mata, dan harus menjalani rawat inap di RS Sumberglagah. “Matanya hampir tak bisa dibuka, dia juga muntah darah,” ungkapnya

Baca Juga :  Siswa SMA/SMK Konvoi Lulusan di Mojokerto Bakal Ditindak

Supriyanto juga mengatakan, anaknya nonton bantengan bersama temannya yang bernama Slamet. Keduanya dianiaya dan terluka. “Awalnya keduanya berusaha menolong, tapi malah jadi korban dan babak belur. Anak saya mengalami luka pada mata kanan hingga penglihatannya menjadi buram. Dan Selamet luka lebam pada bagian wajah,’’ terangnya.

Sementara Kapolsek Pacet, AKP Didik Budi Hariyono ketika dikonformasi mengatakan, kasus tindak pidana pengeroyokan tersebut masih dalam proses penyelidikan. ’’Masih dalam penyelidikna,’’Jawabnya.singkat.

Disinggung sejauh mana penyelidikan yang sudah dilakukan dan fakta-fakta di lapangan yang ditemukan penyidik. Kapolsek enggan berkomentar.(fam/udi)

Baca juga :