Brangkas SMKN 1 Pungging Mojokerto Dirampok, Uang Siswa Rp 500 juta Amblas

Perampokan Sekolah di Mojokerto

Kawanan perampok berhasil membobol brangkas di SMKN 1 Pungging Mojokerto tempat menyimpan uang kesiswaan yang berada di ruang tata usaha (TU).

Informasi yang dihinpun suaramojokerto.com, peristiwa perampokan ini terjadi Kamis dini hari (28/03) sekitar pukul 04:00 WIB dan baru diketahui saat petugas baru saja membuka ruangan.

Sulikha (40), seorang guru bendahara yang mengetahui pertama kali perampokan tersebut mengatakan, saat membuka ruagan TU sekitar pukul 07:20 WIB dirinya langsung terkejut melihat kondisi ruagan sudah berantakan. “Dua berangkas berwarna abu abu sudah acak-acakan” ungkapnya.

Sulikha merasa shock dan memangil guru lainya serta melaporkan kepada kepala sekolah dan diterusak malporkan aksi perampokan ini ke pihak kepolisian.

Sementara itu, kepala sekolah SMKN 1 Pungging Harol Kristiyandoko mengatakan, kasus pencurian dua brangkas ini sudah ditangani pihak kepolisian dan sudah dilakukan olah TKP. “Dua berangkas yang dibobol, isinya kurang lebih 500 juta, berangkas itu merupakan uang kesiswaan,” terangnya.

Berita Terkait :  127 Sekolah di Mojokerto Rusak, Dispendik Siapkan Rp 3,2 Milyar

Harol juga mengatakan, uang yang dibawa kabur oleh kawanan perampok ini merupakan uang hasil tabungan siswa yang akan di gunakan berbagai hal. Diantaranya Studi Wisata, persiapan Purnasiwa dan uang uji kompetensi siswa yang akan di langsungkan pada bulan April 2019.

Diduga, kawanan pencuri ini masuk sekolah dengan cara menjebol pintu dengan mengunakan lingis. “Semua sudah kita serahkan ke pihak kepolisian, dan kegiatan belajar mengajar yang sedang berlangsung UNBK masih berjalan normal,” pungkasnya.(fam/udi)

Baca juga :