Terlempar Beberapa Meter, Pemotor Asal Jombang Tewas Ditabrak KA Dhoho

Korban Terpental beberapa meter

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah ditabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Minggu 7 April 2019. Akibatnya, korban bernama Nasrul Mukhsinin (38) warga Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kecelakaan ini terjadi Minggu (07/04/2019) sekitar jam 10.47 WIB. Saat itu korban mengendarai motor nopol S 6149 ZK melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu di antara Kertosono – Sembung.

Rohman, salah seorang warga setempat menceritakan, korban ditabrak kereta api hingga terpental bebetapa meter dan meninggal dunia. “Setelah ditabrak KA, korban langsung terpental beberapa meter dan meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Sementara manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk. Sepeda motor nopol S 6149 ZK yang dikendarai korban tertemper KA Dhoho jurusan Surabaya- Kertosono di kilometer 93+100.

Kata Ixfan, setelah terjadi peristiwa kecelakaan itu, KA Dhoho berhenti di kilometer guna pemeriksaan kondisi sarana. Akibatnya, KA Ranggajati jurusan Surabaya – Cirebon berhenti di Stasiun Sembung berhenti untuk menunggu petak jalan aman sehingga mengalami kelambatan +/- 24 menit.

Berita Terkait :  Santri Ponpes di Jombang Tewas Tertabrak Kereta Api, Motornya Hancur

Sementara mayat korban langsung dievakuasi petugas dari Unit laka Satlantas Polres Jombang ke RSUD Jombang untuk divisum.(sma/udi)

Baca juga :