Khofifah, Gubernur Jatim Tinjau TPS di Mojokerto, Ini Pesannya

Pungkasiadi – Wakil Bupati Mojokerto dan Yayuk Pungkasiadi Wakil Ketua TP PKK beserta keluarga, telah memberikan hak pilih suaranya pada Pemilu 2019 di TPS 21 Desa Canggu Kecamatan Jetis, Rabu (17/4/2019) pagi. Usai mencoblos, Pungkasiadi Wabup Mojokerto dan Yayuk turut mendampangi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang pada hari itu meninjau TPS 19 Desa Mlirip Kecamatan Jetis.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, Gubernur Jatim tiba di lokasi pukul 11.30 WIB yang didampingi Kajari Provinsi Jawa Timur, Ketua KPU Jawa Timur, dan Bawaslu Jawa Timur. Pihaknya menilai, situasi Pemilu terpantau aman, kondusif, dan lancar.

Khofifah juga berpesan pada semua untuk saling menjaga lingkungan, serta menggunakan hak pilih suara secara demokratis dan berintegritas. “ Para kandidat Pemilu 2019 telah mempromosikan dirinya lewat masa kampanye yang cukup panjang. Saya harap agar para pemilih bisa menggunakan hak pilihnya secara demokratis dan penuh integritas,” ujar Khofifah.

Khofifah juga berpesan kepada seluruh frontliner, untuk bisa menjaga dan memonitoring kelancaran Pemilu 2019. Apresiasi kepada KPU Jawa Timur juga mengalir deras dari Gubernur Khofifah, yang menilai KPU Jawa Timur telah melakukan kinerjanya yang luar biasa, dan terkoordinasi dengan lintas sektor terkait baik kabupaten, kota, hingga kecamatan.

Untuk diketahui, sehari sebelum pelaksanaan Pemilu 2019 yakni Selasa (17/4) malam, wakil bupati Pungkasiadi juga telah menilik persiapan di TPS 19 Desa Mlirip Kecamatan Jetis, dan TPS 02 Desa Pacing Kecamatan Bangsal. Dalam peninjauan ini juga dihadiri sejumlah pihak, mulai Sekdakab Mojokerto Herry Soewito, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Rudy Hartono, Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setyono, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Ayyuhanafiq, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fakhruddin Asy’at serta OPD terkait. (adm/ats)

Baca Juga :  Hak Politik Dicabut, Walikota Mojokerto Divonis Pengadilan Tipikor 3,5 Tahun Penjara
Baca juga :