Anggaran Proyek Jalan Dikurangi, Pembangunan Jalur Wisata di Mojokerto Terancam Tak Tuntas

Foto : Mulus, jalan menuju wisata air panas padusan Pacet, yang telah rampung tahun 2017 lalu

DPRD Kabupaten Mojokerto menyayangkan terkait alokasi anggaran infrastruktur pembangunan jalur wisata yang terus menyusut dalam 3 tahun terakhir.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, akibat anggaran terus menyusut, proyeksi pembangunan fisik yang digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mengalami kemrosotan.

Ina Mujiastutik, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto mengatakan, penurunan ploting anggaran infrastruktur itu berimbas pada rencana pembangunan ruas jalan di Kabupaten Mojokerto. Dimana penurunan anggaran terbilang cukup signifikan hingga 2 kali lipat.

Ina merinci, anggaran infrastruktur tahun 2017 lalu mencapai lebih dari Rp 400 milyar. Kemudian mengalami penurunan di tahun 2018 lalu yang hanya sekitar Rp 200 milyar lebih. “ Sedangkan tahun ini juga turun kembali mencapi 50 persen. Itupun kami mengetahuinya saat pembahasan perubahan RPJMD lalu,” terangnya.

Kata Ina, penurunan anggaran itu diperkirakan menyulitkan Pemkab dalam merampungkan target pembangunan ruas jalan se-Kabupaten yang mencapai lebih dari 1.000 ruas. “ Seperti ruas jalur wisata itu juga terancam tak tuntas. Padahal, bidang pariwisata ini menjadi prioritas dikembangkan,” tandasnya. (adm/ats)

Baca Juga :  Eksotisme Trowulan Mojokerto Dipamerkan di Konferensi Wisata Dunia
Baca juga :