H+5 Lebaran, Pelayanan RSU Kota Mojokerto Kembali Normal

Pelayanan di RSU Kota Mojokerto sudah kembali normal pada H+5 lebaran. Pada hari Senin (10/6/2019), pasien di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto membludak. Dan Walikota Mojokerto, aika Puspitasari pun melakuian sidak ke RSU dr Wahidin Sudiro Husodo untuk memastikan semua pelayanan poli sudah nerjalan normal pasca libur Hari Raya Idul Fitri.

Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr Sugeng Mulyadi mengatakan, semua poli sudah buka, UGD dan dokter juga siap. “Pelayanan sudah berjalan, hari libur lebaran juga masuk, kejadian ditanggani dengan baik. Ada empat kasus meninggal,” ungkapnya, Senin(10/6/2019).

Dr Sugeng juga mengatakan, ada empat kasus meninggal di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo selama lebaran. Dua diantaranya meninggal dalam perjalanan sebelum dilakukan perawatan. Sementara dua kasus lainnya meninggal saat menjalani perawatan yakni kasus kecelakaan dan pasien digigit ular cobra.

“Lebaran tahun ini untuk kasus kecelakaan minim. Kita sudah masuk normal sejak Sabtu karena pelayanan buka enam hari kerja, pasien cukup banyak sampai 600 pasien dibanding hari biasa hanya sekitar 300 sampai 400 pasien. Kasus pasca lebaran, biasanya anak-anak diare dan penyakit kronis,” katanya.

dr Sugeng menjelaskan, penyakit kronis tersebut diantaranya diabetes, jantung, hipertensi dan komplikasi. Penyebabnya karena pola makan saat lebaran yang over. Menurutnya, makanan tidak perlu dihindari namun makan ada batasan. Yakni kalori sesuai penyakitnya.

Berita Terkait :  Mudik-Balik Lebaran 2019, IGD RSU Wahidin Kota Mojokerto Siaga Penuh

“Misalnya diabetes, dua-empat sendok sarapan. Hari raya lupa, tidak ada sendok-sendokan lagi, belum manis dan macam-macam buah. Bukan makanan tapi pola makanan. Pengalaman kasus kemarin, bad (ranjang) sudah diadakan karena sempat membludak DB dan beli bad. Tapi tidak sampai mengeluarkan bad baru,” pungkasnya.(sma/ADV)

Baca juga :