Satu Lagi, Keluarga Keracunan Massal di Mojokerto Masuk Rumah Sakit

Keracunan massal yang menimpa keluarga Heri (55), warga asal Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto hingga kini masih berlanjut.

Setelah satu orang meninggal dunia dan tiga orang masih menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto. Kini, satu orang lagi masuk.rumah sakit.atas nama Hernanik (48), keponakan dari Wagimin, korban meninggal dunia.

Manager Pelayanan Medis RSI Sakinah, dr Roisul Umam, mengatakan, satu korban lagi yang datang pada Senin malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Dia mengeluhkan hal yang sama dengan korban lainnya, yakni Mual, diare serta pusing.

Dr Umam juga mengatakan, sejauh ini pasien yang sedang dirawat di RSI Sakinah diduga akibat keracunan makanan tersebut berjumlah 4 orang dan semua sudah dipindahkan ke kamar rawat inap.

“Sebenarnya ada lima pasien yang datang ke Rumah sakit, namun satu orang tidak lain adalah istri Wagimin sudah pulang terlebih dahulu. Namun pada Senin malam datang satu pasien lagi dan saat ini jumlah ada 4 orang yang kita tangani,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinkes Mojokerto : Perkiraan Keluarga Keracunan Massal Karena Sambel Petis

Sementara data korban masing-masing diantaranya, atas nama Nova Anggraeni, 36, Heri 53, dan Tiah 58 dan Hernanik 48. “Kondisi keempatnya sudah dalam keadaan membaik namun masih menunggu dokter spesialis untuk mengetahui penyebabnya,” tambahnya.

Masih kata Umam, sebagian besar masalah dialami pasien adalah dehidrasi atau kekurangan cairan. “Rekam jantung, tes darah dan lainnya dilakukan di IGD. Kecurigaan awal keracunan, tapi sudah dua hari dan dilakukan terapi diare,” ujarnya.

Seperti diketahui, satu keluarga asal Pulorejo keracunan massal saat mengkonsumsi bekal yang dibawa rekreasi ke Telaga Sarangan. Satu korban meninggal dunia atas nama Wagimin (66). Sebelum meninggal, korban sempat terjatuh di kamar mandi.(fam/udi)

Baca juga :