Pedagang Pasar Loak Ogah Direlokasi Permanen ke Pasar Kliwon Mojokerto

Foto : Noe Dita/flicker.com

Rencana Pemkot Mojokerto merelokasi secara permanen para pedagang Pasar Loak ke Pasar Kliwon mendapat penolakan keras dari para pedagang. Mereka menilai, relokasi permanen ini tidak sesuai kesepakatan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, sebelumnya para pedagang dijanjikan bisa kembali ke tempat asal, namun ternyata muncul rencana relokasi permanen sehingga para pedagang pun bereaksi. Meski pemkot sudah mengimbau agar segera mengemas dagangannya dari Pasar Prapanca, namun sebagian besar pedagang masih memilih bertahan.

Rudi, salah satu pedagang, mengatakan, pihaknya belum pindah ke Pasar Kliwon lantaran tempat yang disiapkan untuk relokasi belum sepenuhnya siap ditempati. Dia juga mengaku belum mendapat jatah pembagian kios yang bakal menjadi lapak dagangannya nanti.

’’Kita sudah diberi tahu untuk pindah, tapi waktu saya survei tempatnya masih belum siap,’’ ungkapnya kepada wartawan.

Rudi yang berjualan onderdil motor bekas ini mengaku tidak setuju jika nantinya para pedagang diharuskan menetap di Pasar Kliwon. ’’Kita sebenarnya manut saja dengan pemerintah. Kita ke sana kan pindah sementara. Setelah dibangun katanya bisa kembali lagi,’’ tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Sumarto, pedagang lain di Pasae Loak. Dia ogah untuk mengemasi barang dagangannya karena kios yang disediakan untuk relokasi terlalu kecil. ’’Sebagaian barang nanti saya bawa ke rumah. Jadi di Pasar Kliwon nanti hanya bisa bawa perkakas sedikit,” ujarnya.

Baca Juga :  Atap Jebol, Pasar Burung Mpu Nala Mojokerto Segera Direhab

Penolakan para pedagang direlokasi permanen ke Pasar Kliwon, karena lokasi tersebut dianggap kurang strategis untuk berjualan barang belas dibandingkan dengan Pasar Prapanca. ’’Saya akan tetap kembali. Karena dagangan saya lakunya di sini,’’ paparnya.

Sementara pihak paguyuban pasar mengatakan, sebenarnya kalau untuk pindah sementara rata-rata pedagang sudah tidak ada masalah. Tapi kalau untuk menetap, keseluruhan pasti menolak 100 persen.

Seperti diketahui, Pasar Kliwon yang selama ini tempat berjualan pakaian dan kuliner akan dijadikan jadi pasar loak. Pedagang loak itu dipastikan tidak akan mendapatkan tempat lagi di Pasar Prapanca pasca dibangun. Mereka akan menetap di Pasar Kliwon yang merupakan pasar tertua di Kota Mojokerto.

Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria sebelumnya mengatakan, pedagang Pasar Prapanca sudah mulai bisa mengemasi barang daganganya. Karena pemkot telah menyediakan tempat relokasi di Pasar Kliwon. “Kita siapkan sekitar 120 kios lebih untuk menampung pedagang dari Prapanca,’’ pungkas wawali.(sma/udi)

Baca juga :