Razia Pasangan Mesum, Petugas Pol PP Mojokerto Diomeli Emak-emak

Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Mojokerto melakukan razia di rumah kos dikawasan Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, kemarin (17/7/2019). Sejumlah pasangan bukan suami istri diamankan, termasuk seorang emak-emak yang mengomeli petugas saat membawanya dari kamar kos.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, semula wanita paruh baya itu kooperatif saat diminta petugas Satpol PP untuk menunjukkan kartu identitas. Namun dia mendadak emosi saat kamera wartawan menyorot dirinya.

Sembari menyerahkan kartu identitas, wanita berambut panjang ini menolak untuk diambil gambar oleh awak media. Didalam kamar itu, dia bersama seorang anak kecil yang dia sebut sebagai anak kandungnya. “Mau diperiksa silakan saja, jangan disorot-sorot seperti ini. Kesannya saya pelaku kriminal saja,” teriaknya dari dalam kamar, Rabu (17/7/2019).

Wanita yang mengaku menikah siri dengan seorang buruh pabrik sandal itu sempat menolak diangkut Satpol PP. Dia berdalih sudah mengantongi surat kelakuan baik dari kepolisian. Bahkan saat diatas truk petugas, dia meminta petugas mengamankan 2 wanita lainnya yang berada di kos tersebut. “Ayo biar adil semuanya harus dibawa,” teriaknya.

Meski sempat protes, wanita itu akhirnya tidak mampu menolak saat dibawa ke truk Satpol PP. Dari tempat kos ini, petugas gabungan Satpol PP, Denpom V/2 Brawijaya, Polres Mojokerto Kota dan BNNK Mojokerto mengamankan 3 wanita.

Baca Juga :  Razia Rumah Kos di Mojokerto, Pol PP Temukan 1 wanita dan 3 Lelaki Sekamar

Razia dilanjutkan ke rumah kos di Jalan Tribuana Tunggadewi, Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon. Di tempat kos ini petugas meringkus 3 pasangan muda-mudi yang sedang asyik berduaan di dalam kamar.

Heriyana Dodik Murtono, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto mengatakan, mereka diangkut menggunakan truk ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto di Jalan Bhayangkara. Sementara razia di rumah kos Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon tak membuahkan hasil. “Pasangan yang kami amankan statusnya semua ilegal, tak bisa menunjukkan surat nikah dan berada dalam satu kamar,” terangnya.

Di kantor Satpol PP, 6 wanita dan 3 pria yang terjaring razia diperiksa oleh petugas. Mereka juga menjalani tes darah yang dilakukan petugas BNNK Mojokerto. (sma)

Baca juga :