Sarasehan Bareng Kasek, Wabup Mojokerto Gagas Pengenalan Wisata Jadi Program Wajib

Disparpora Kabupaten Mojokerto, Rabu pagi (28/8/2019) menggelar acara sarasehan di Ubalan Waterpark Pacet. Acara itu bertujuan untuk promosi wisata dunia edukasi, yang dihadiri Pungkasiadi, Wabup Mojokerto, Kepala Sekolah TK, SD dan SMP.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, dalam kesempatan ini Pungkasiadi menyampaikan, jika mengenal wisata asli daerah akan digagas jadi program wajib bagi pelajar sekolah.

Menurut Pungkasiadi, wisata harus dikenal, sekaligus para pelajar harus kenal dengan potensi didaerahnya.

“Saya selalu pesan bahwa wisata harus dikenal dulu di kalangan sendiri. Anak-anak kita juga harus kenal dengan potensi daerahnya. Kalau bisa ini jadi program wajib di sekolah. Saya pesan pada kepala sekolah, kalau mau mengenalkan wisata ke peserta didik, Pemkab siap memfasilitasi. Kita ada dua unit bus sebagai akomodasi yang bisa dimanfaatkan,” terangnya.

Pungkasidi juga membahas beberapa spot wisata andalan Kabupaten Mokokerto yang layak dikunjungi dan dipromosikan. Seperti Petirtaan Jolotundo, Kampung Organik Brenjonk, Taman Ghanjaran, Padusan, dan masih banyak lagi.

Berita Terkait :  Nasi Bumbung, Makanan Khas dari Begagan Limo Mojokerto

Setiap spot wisata punya keunikannya masing-masing. Ada histori dan sisi edukasi didalamnya. Mulai sejarah, kebudayaan, religi, eduwisata berbasis alam, dan banyak opsi lagi. Apalagi Kabupaten Mojokerto punya banyak kesempatan emas, mempromosikan wisata di event-event besar.

“Kebetulan tanggal 29 Agustus besok, saya dan rombongan akan presentasi di Jakarta tentang kebudayaan dan kearifan lokal Majapahit. Baik benda, maupun non benda. Saya minta doa agar kebudayaan kita khususnya Majapahit, makin dikenal baik nasional maupun internasional,” katanya.

Dalam kesempatan ini Pungkasiadi juga tidak lupa akan mempromosikan event budaya Kabupaten Mojokerto, yang akan digelar sebentar lagi. Yakni Ruwat Agung Nuswantoro, yang difokuskan di dua lokasi yakni Trowulan dan Troloyo. Event itu rencananya digelar selama dua hari di Pendopo Agung, dan dua hari lagi di Troloyo. (sm/adm)

Baca juga :