Anak Dianiaya Oknum Kepala Sekolah, Warga Jombang Lapor Polisi

Yongki Harsandi, saat di Mapolsek Jombang

Diduga anaknya dipukul oleh oknum Kepala Sekolah, seorang wali murid asal Jombang mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kasus penganiayaan tersebut.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kasus penganiayaan itu diduga dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah di salah satu SDN di Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang

Yongki Harsandi (38), warga Desa Tunggorono, wali murid yang melapor tersebut mengatakan, dirinya mengetahui kalau anaknya mengalami penganiayaan saat istrinya datang ke sekolah pagi tadi.

Saat itu ada sejumlah wali murid yang mengatakan bahwa anak-anaknya telah dipukul oleh oknum Kepala Sekolah saat praktik Salat, termasuk anak Yongki yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.

“Di situ ada 10 orang, ibu-ibu sudah ada yang mengaku juga. Makanya saya ke sini mau laporan ke PPA (unit Perlindungan Perempuan dan Anak, red) dulu,” katanya di Mapolsek Jombang, Senin (16/09).

Yongki juga mengatakan, saat ini anaknya mengalami trauma tidak mau berangkat sekolah. Bahkan, anaknya juga sempat sakit seusai mengalami pemukulan tersebut.

Berita Terkait :  Dendam Pribadi, Pasutri asal Kediri Dibacok Parang Bertubi-tubi

“Katanta dipukul satu kali, tapi di bagian kepala. Saya kurang tau alasannya apa, itu yang mukul bukan guru tapi kepala sekolah. Anak saya trauma tidak mau sekolah,” terangnya.

Yongki juga mengaku sudah menemui oknum Kepala Sekolah untuk meminta keterangan terkait penganiayaan yang dialami anaknya. Namun, oknum tersebut membantah adanya tindakan penganiayaan tersebut.

Sementara, AKP Wilono, Kapolsek Jombang membenarkan adanya wali murid yang datang untuk melaporkan tindakan penganiayaan tersebut. Namun diarahkan langsung melapor ke Unit PPA di Polres Jombang.

“Untuk pelaporan yang anak sekolah tadi, langsung kita arahkan ke Unit PPA Polres Jombang, agar cepat ditangani,” terangnya saat dihubungi melalui telepon.(sma/udi)

Yongki Harsandi, saat diwawancarai di Mapolsek Jombang

Baca juga :