Tusuk Teman Pakai Pisau Hingga 4 Kali, Pemuda Mojokerto Diringkus Polisi

Seorang pemuda yang diketahui bernama Ahmad Sa’i asal Desa, Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto akhirnya berhasil diringkus Satreskrim Polresta Mojokerto.

Pelaku diamankan setelah melakukan penusukan terhadap temannya sendiri karena merasa jengkel diingatkan saat cek sound. Pelaku lalu menusukan pisau lipat ke tubuh korban sebanyak empat kali di bagian tubuh dan lengan.

AKP Ade Waroka, Kasatreskrim Polresta Mojokerto mengatakan, aksi penusukan ini terjadi pada 18 Agustus 2019 yang lalu. Setelah itu, pelaku kabur dan dinyatakan buron. “Pelaku akhirnya berhasil kita amankan pada Selasa (17/09/19) di wilayah Surabaya,” ungkapnya.

Waroka juga mengatakan, peristiwa penusukan ini terjadi saat malam acara kemerdekaan di Desa Gabar. Pelaku yang tidak terima ditegur oleh korban maupun warga saat cek sound karena waktu sudah menunjukkan 01.30 dini hari. “Karena merasa jengkel, pelaku lalu melakukan penusukan terhadap korban,” tambahnya.

Menurut Waroka, dari hasil pemeriksaan saksi saksi, ada salah satu saksi mata berinisial AM yang mencoba mengingatkan namun pelaku tidak terima sehingga terjadilah cekcok. “AM didorong oleh pelaku sampai terbentur meja,” jelasnya

Berita Terkait :  Turun Dari Mobil, Menko Polhukam Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal

Mengetahui adanya hal itu, korban atas nama Andriyas Subakti (23) dan satu temannya asal Desa Ngabar mencoba melerai perkelahian tersebu. Namun tiba tiba pelaku mengeluarkan pisau lipat dari saku celananya dan menusukkan pisau ke tubuh korban dan lengannya.

“Korban ditusuk tiga kali pada bagian perut dan satu pada bagian lengan kanan,”ujarnya.

Dari keterangan dari pihak desa, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kupang untuk segera mendapatkan perawatan.

Sementara aksi pelaku yang tega melakukan penusukan ini diduga terpengaruh oleh minum minuman keras. Setelah itu, pelaku langsung kabur.

Selama buron, pelaku berada di rumah neneknya di Kecamatan Gedeg dan Surabaya. “Pelaku kita jerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan. Untuk barang bukti, ada ada kaos bercak darah yang digunakan korban serta satu pisau lipat milik pelaku,” pungkasnya.(sma/udi)

Terungkap, Pembunuhan Wanita di Mojokerto Dilakukan di Dalam Mobil

Baca juga :