Bangunan Pengusaha Batu Bata di Mojokerto Ludes Terbakar, Kerugian Rp 50 Juta

Sebuah bangunan tempat usaha batu bata di Dusun Ngerayung RT 05 RW 03, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ludes terbakar. Sedikitnya, ada tiga unit mobil PMK dikerahkan untuk memadamkan api.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kebakaran terjadi Senin (07/10) sekitar pukul 11:00 WIB. Bangunan milik Mahmud Munir seluas 9×9 meter ludes terbakar dan rata dengan tanah.

Muhammad Zaini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, mengatakan, setelah mendapat informasi, pihaknya langsung mengirimkan mobil PMK ke lokasi.

Berita Terkait :  Muncul 4 Titik Api di Hutan, BPBD Mojokerto Terkendala Medan Curam

Menurutnya, kebakaran terjadi akibat rembetan dari pembakaran batu bata hingga membakar kayu untuk pembakaran serta bangunan usaha.

“Ada tiga unit mobil PMK yang diterjunkan ke lokasi kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.11 WIB,” terangnya.

Akibat kebakaran ini, tidak ada korban jiwa namun pemilik usaha diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.(sma/udi)

Baca juga :