Wabup : Pembangunan Jalan 800 Km di Mojokerto Sudah Rampung

Pungkasiadi, Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto menghadiri acara rembuk desa di Kecamatan Jatirejo, Rabu pagi (09/10/2019). Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyerahkan Bantuan Keuangan (BK) Desa pada sejumlah Desa di Kecamatan Kutorejo.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, ada 4 desa penerima BK Desa antara lain, Desa Rejosari Rp 300 juta, Sumberjati Rp 300 juta, Gading Rp 300 juta, dan Gebangsari Rp 300 juta.

Menurut Wabup, pemberian BK desa bertujuan untuk mempercepat pembangunan di pedesaan. Hal ini guna menyeimbangkan pertumbuhan dan perekonomian Kabupaten Mojokerto. tapi juga butuh sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Dalam rembug desa kali ini,  wakil bupati Pungkasiadi juga menyempatkan berkeliling 5 desa di Kecamatan Jatirejo untuk menyapa masyarakat dengan menggunakan mobil jeep offroad.

Dalam kesempatan itu, Pungkadiasiadi juga mengungkapkan, Peningkatan  perbaikan jalan di Mojokerto sudah terealisasi sepanjang 800 km dari 1.086 km.

“Total panjang jalan kita ada 1.086 km, tapi kita sudah rampungkan sepanjang 800 km. Realisasinya terus meningkat. Ini adalah hasil kerja keras kita bersama,” terangnya.

Berita Terkait :  Maju Pilbup Mojokerto 2020, Jalur Independen Butuh 58 Ribu Lebih Dukungan

Pungkasiadi yang juga akrab disapa Abah Ipung menghimbau, masyarakat untuk mempersiapkan proteksi diri sejak dini, seperti asuransi kesehatan yang diakomodir oleh pemerintah yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dia berharap KIS dapat memberi manfaat jangka panjang bagi pemenuhan kesehatan masyarakat.

“Tentu kita tak ingin sakit. Namun kita harus punya proteksi diri. Ini bisa berupa asuransi kesehatan seperti KIS bagi warga tidak mampu,” imbuh wabup sebelum membagikan KIS secara simbolis kepada masyarakat  di acara rembuk desa Jatirejo.

Jelang Pilkades serentak 23 Oktober mendatang, Pungkasiadi juga berpesan tentang pentingnya kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Mari bapak-bapak ibu-ibu, untuk  menjaga situasi pelaksanaan Pilkades serentak nanti tetap kondusif dan  menyaring informasi yang tersebar melalu media sosial, janganlah kita menjadi penyebar hoax dengan tidak menyaring informasi yang kita dapat,” pungkasnya. (sma/adm)

Baca juga :