Kompak, Pasutri Bobol Minimarket di Mojokerto, Jombang, Pasuruan dan Sidoarjo

Aksi yang dilakukan Pasangan suami-istri ini tergolong nekat. Mereka kompak membobol sejumlah minimarket di beberapa kota, termasuk Mojokerto. Sekali beraksi, keduanya meraup keuntungan Rp 2,5 Juta hingga Rp 8 juta.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, Pasutri tersebut adalah Thoriq Rio Hermawan (41) dan istrinya, Wiji Astuti (39) asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Jombang ini harus berurusan dengan anggota Polsek Gedangan.

Mereka dilaporkan oleh korban setelah mencuri barang di minimarket di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kemudian kedua pelaku berhasil ditangkap.

Kompol Heri Siswoko, Kapolsek Gedangan, Sidoarjo mengatakan, pasutri ini sudah puluhan kali beraksi di Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Pasuruan, dan sejumlah wilayah lain.

Kata Kapolsek, biasanya mereka mencuri barang berukuran kecil, seperti kosmetik, skinncare, minuman energi, barang elektronik, dan sebagainya.

“Setelah itu mereka menjual barang curian ke rekan dan koleganya dengan harga murah. Mereka juga menjual barang curian itu ke pasar dan tempat lain,” ungkapnya, Kamis (06/11).

Berita Terkait :  Kepergok Curi HP dan Uang, Pemuda asal Mojokerto Ditangkap

Setiap kali beraksi, Thoriq dan istrinya selalu menyewa mobil rental untuk dipakai keliling untuk mencari minimarket sasaran.

Dalam aksinya, mereka juga berbagi peran bergantian. Kadang suaminya menjadi eksekutor, dan satunya mengalihkan perhatian penunggu minimarket. “Sekali beraksi pasutri ini biasa meraup antara Rp 2,5 juta sampai Rp 8 juta,” tambahnya.

Sementara Thoriq mengaku berprofesi sebagai sopir, Namun kini orderannya sepi sehingga bapak tiga anak ini nekat mencuri dengan mengajak istrinya untuk beraksi bersama. “Saya beraksi sejak awal tahun lalu. Saya tidak hafal beraksi di mana saja,” kata Thoriq.

Akibat perbuatannya, Pasangan suami-istri asla Jombang ini dijebloskan ke sel tahanan dan dijerat dengan kasus pencurian.(sma/udi)

Baca juga :