Bappeko Mojokerto Ajak Empat Paslon Ikuti Musrenbang RKPD 2019

Ada yang beda dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Mojokerto, di Ayola Hotel, Sunrise Mall Rabu (21/03), yakni kehadiran empat pasangan calon (Paslon) Pilwali Mojokerto yang diundang secara khusus oleh Bappeko Mojokerto.

Acara yang dibuka Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus dan dihadiri jajaran forkopimda itu membahas rencana pembangunan tahun 2019, sehingga para paslon dianggap perlu mengetahui arah pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Mojokerto.

Harlistyati, Kepala Bappeko Mojokerto mengatakan, sengaja mengundang Paslon dalam acara Musrenbang agar diketahui secara dini sasaran program di tahun 2019, sehingga dalam penyampaian visi dan misi nanti singkron.

β€œIni kan masa transisi, jadi siapapun nanti yang akan terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota harus melanjutkan program yang sudah direncanakan dalam RKPD 2019,” ungkapnya.

Harlis juga mengatakan, usulan kegiatan baik dari masyarakat maupun kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tembus Rp 947 miliar lebih. “usulan masyarakat lewat musrenbang kelurahan sebanyak 371 kegiatan dengan estimasi nomimal mencapai Rp 46.2 miliar, sementara 297 dengan kebutuhan dana Rp 901.2 miliar jadi nanti ada beberapa yang akan dikepras,’’ tegasnya dihadapan masyarakat dan empat Paslon Pilwali Mojokerto.

Berita Terkait :  Bappeko Mojokerto dan Forum CSR Sinergi Ajak Perusahaan Peduli Warga

Sementara Saiful Amin Sholihin, ketua KPU Kota Mojokerto mengepresiasi Bappeko yang mengundang semua Paslon Pilwali diundang untuk mengetahui arah pembangunan Kota Mojokerto ke depan. “Intinya, kalau semua diundang boleh-boleh saja dan bagus, yang tidak boleh itu pemerintah hanya mengundang salah satu Paslon,” pungkas Amin.(sma/ADV)

Baca juga :