Kebakaran Gudang Ampas PG Gempolkerep Mojokerto Karena Fermentasi

20 Ton Ampas tebu terbakar

Kebakaran yang terjadi di gudang ampas tebu di PG Gempolkerep, Gedek, Mojokerto bukan kejadian yang pertama, pa dan 7 bulan lalu juga terjadi kebakaran yang sama dan mengakibatkan kerugian jutaan rupiah.

Budiono Humas PG Gempolkrep saat di konfirmasi mengatakan, kebakaran menimpa gudang ampas yang ada di belakang pabrik, ampas ini merupakan bahan bakar ketel. “Ada sekitar 20 ton ampas yang terbakar, kerugiannya jutaan rupiah,” ungkapnya kepada suaramojokerto.com.

Budiono juga mengatakan, kebakaran diduga karena faktor fermentasi disaat cuaca yang sangat panas, api berhasil dipadamkan setelah ada empat PMK dan tiga alat berat untuk mengurai tumpukan ampas.

Baca Juga :  Nginep di Hutan, BNN Mojokerto Tembak Bandar Narkoba

“Kebakaran ini tidak sampai mengganggu proses penggilingan, karena lokasinya jauh dari bangunan pabrik dan dalam waktu cepat juga mampu diatasi,” pungkasnya.(fam/udi)

Baca juga :