Kunci Menempel, Motor Karyawan Swalayan Amblas, Pencuri Terekam CCTV

Kasus Curanmor di mojokerto

Pencurian sepeda motor kembali terjadi di Mojokerto. Kali ini, menimpa karyawan toko swalayan di toko swalayan di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong. Dan pelaku pun terekam CCTV.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kasus pencurian motor ini terjadi pada Sabtu pagi (10/5/2019) sekitar pukul 07:00 WIB. Sebuah motor Honda Scoopy berhasil dibawa kabur.

Dwi Indiri Astutik, seorang karyawan toko sekaligus pemilik motor mengatakan, aksi pelaku tergolong cukup cerdik. Karena dari hasil kamera CCTV yang dipasang di beberapa titik, pelaku masuk ke toko dengan berpura-pura membeli pulsa dan menanyakan alamat. Kemudian saat keluar, pelaku langsung membawa kabur motor Scoopy tersebut.

“Ceritanya se, sebelum pelaku berhasil membawa kabur, dia berpura pura menjadi pelanggan dengan cara bertanya kepada salah seorang karyawan. Karena yang di maksud oleh pelaku tidak ada, kemudian pelaku keluar dari dalam toko.” tandasnya.

Namun, kata Dwi, setelah keluar toko seperti mengintai keadaan sekitar dan melihat kontak motor masih menempel, pelaku kemudian masuk kembali kedalam toko dengan alasan membeli minuman teh kemasan. Setelah membayar, pelaku langsung membawa kabur motor tersebut.

Baca Juga :  Diringkus Polisi, 5 Pemuda Asal Jombang Curi Kotak Amal Masjid di Mojokerto

” Pada saat itu, di dalam toko sedang ada 3 karyawan termasuk saya, namun karena pada saat itu semua karyawan tergesa-gesa harus menyiapkan akan ada acara, jadi tidak bisa fokus pada aksi pelaku. Tau tau sepeda saya sudah tidak ada. Saya sendiri juga lupa kalau kontak motor saya masih menempel. Ya karena tergesa-gesa,” jelasnya.

Dalam video tersebut, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Scoopy milik Dwi Indiriastutik (20) asal Dusun Glombok wetan, Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Pria itu mempunyai ciri-ciri memakai kaos warna merah, bertopi hitam dan mengunakan celana seperempat.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian jutaan rupiah, dan aksi itu sendiri sudah di laporkan kepada Polsek Dawarblandong. (adm/ats)

Baca juga :