Disidak Wali Kota Mojokerto, Saluran Air di Benpas Langsung Bersih, Kok Bisa ?

Setelah beberapa hari disoroti media, termasuk media online suaramojokerto.com dan Radar Mojokerto terkait kondisi saluran air di Jalan Benteng Pancasila yang kumuh, dipenuhi sampah dan menimbulkan bau menyengat.

Ning Ita, Walikota Mojokerto langsung merespon dengan melakukan sidak ke saluran air di jalan Benteng Pancasila dan Jalan MPU Nala pada Rabu pagi (31/07) untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

Saat sidak, Walikota didampingi Wakil Walikota dan sejumlah pejabat Pemkot Mojokerto melihat langsung kondisi di sekitar Benteng Pancasila. Namun apa yang terjadi ?

Ternyata di kedua lokasi yang disidak Ning Ita kondisinya langsung bersih. Ning ita hanya menemukan beberapa sampah yang berserakan serta tumpukan sampah yang sudah diangkut dengan gerobak motor milik Dinas Lingkungan Hidup.

Dari pantauan suaramojokerto.com, sejak Rabu pagi, puluhan petugas DLH tampak membersihkan sungai kecil yang sempat disoroti masyarakat. Ada berbagai sampah yang diangkut menggunakan gerobak motor tersebut.

Kepada suaramojokerto.com, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, secara jumlah, petugas kebersihan di Kota Mojokerto sudah mencukupi. Namun yang terjadi ini karena faktor pengendalian. Khususnya pengendalian masyarakat dan para pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Berita Terkait :  150 Warga Mojokerto Dapat Bantuan Program Bedah Rumah, Ini Syaratnya

“Petugas penyapu jalanan dan petugas walet di kota Mojokerto jumlahnya 93 dan 79. Jumlah tersebut sudah mencukupi untuk membersihkan jalan dan sungai. Persoalannya adalah pengendalian terhadap area perdagangan di pusat Kota Mojokerto,” jelasnya.

Sementara untuk mengatasi masalah tersebut, Wali Kota Mojokerto menginstruksikan agar satpol PP kota Mojokerto memberikan pengawasan di sepanjang jalan pusat kota Mojokerto, terutama pada saat Car Free Day dan malam hari.

“Akan kami perkuat melalui alat Satpol PP, Towa (speaker) sebanyak 5 unit. Kami gunakan secara maksimal untuk memberi peringatan dan himbauan. Alat ini untuk pengendalian pedagang maupun pengunjung. Dan untuk car free day, jam 9 harus selesai,” tegasnya.

Walikota juga mengatakan, untuk kepentingan kebersihan dan pengendalian, Pemkot akan menambah jumlah towa (speaker) agar bisa.menjangkau semua kawasan Benteng Pancasila.

Selain itu, juga akan menambah tempat sampah di sepanjang halan Benteng Pancasila agar masyarakat juga ikut berperan aktif menjaga kebersaihan dan kesehatan lingkungan.(sma/udi)

Baca juga :