Kesurupan Massal 53 Siswa SMPN 1 di Jombang Masih Berlanjut

Kejadian kesurupan di SMP Negeri 1 Perak, Kabupaten Jombang masih berlanjut. Sebelumnya ada 53 pelajar baik perempuan dan laki-laki mengalami kesurupan massal.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, peristiwa ini sudah terjadi sejak sepekan lalu, dan hari ini beberapa siswa juga dikabarkan mengalami kesurupan. Meskipun pihak sekolah mendatangkan Jam’iyah Ruqyah, Selasa (19/11)

Kiswari, Kepala Sekolah SMPN 1 Perak mengatakan, pihak sekolah sudah melakukan berbagai macam cara untuk mengatasi masalah ini. Termasuk pengobatan dengan cara ruqyah.

“Tim rugyah sudah kita datangkan untuk melakukan pengobatan. Semua siswa yang sebelumnya kesurupan juga kita datangkan bersama walimuridnya untuk mendampingi,” terangnya.

Kiswari berharap, dengan adanya ruqyah ini, semua akan kembali normal sperti semula. “Mudah-mudahan habis ini, semua siswa yang kesurupan bisa pulih dan kembali melakukan aktifitas belajar dengan normal,” tambahnya.

Berita Terkait :  Puluhan Siswa SMPN 1 Kota Mojokerto Kesurupan Massal

Sementara itu, saat proses ruqyah belangsung ada beberapa siswa yang masih kesurupan. Diantaranya murid perempuan yang menjerit dan menangis sambil teriak kepanasan. Para siswa juga terlihat meronta sambil gulung-gulung, juga ada yang menari, meraung dan tertawa.

Seperti diketahui, sejak hari Rabu (13/11) para siswa-siswi SMPN 1 Perak, Jombang mengalami kesuryoan massal. Sedikitnya ada 53 siswa yang mengalami kerasukan. Ini terjadi diduga setelah adanya salah satu gedung sekolahan yang dibongkar dan direhab ulang.(sma/udi)

Baca juga :