Mak Nyus, Menu ‘Nasi Purakan’ Khas Mojokerto di Kawasan Pegunungan

Selain banyak menyimpan destinasi wisata sejarah dan keindahan alam. Mojokerto juga memiliki segudang makanan khas, seperti sambel wader hingga menu berupa Nasi Purakan.

Nah, menu ini memang asyik ketika dinikmati bareng-bareng bersama komunitas atau bareng sama keluarga. Apalagi, menu purakan ini berada di sebuah warung yang ada di lokasi pegunungan di kawasan Trawas, Mojokerto.

Bagi yang ingin mencoba, silahkan datang ke Warung Barokah, yang ada di lembah Alas Glotak di Dusun Kemloko, Desa Kemloko, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Menu ‘Nasi Purakan’ ini, disajikan lengkap dengan sambelan dalam satu wadah cobek berukuran jumbo yang berisikan lauk komplet. Lauknya pun beragam, ada ikan Mujaer, ikan Wader, ayam, tempe serta lalapan lengkap yang dipenyet dengan sambal ulek khas Jawa Timur.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam yang indah. Karena, lokasi warung ini berada tepat di lereng perbukitan pegunungan

Nurfadillah (41) pemilik warung mengaku, nasi purakan yang disajikan di kedai makanan bernama Barokah ini memang menjadi menu favorit yang banyak dipesan pelanggannya.

Mereka tidak hanya datang dari lokal Mojokerto, tapi mayoritas berasal dari kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik hingga Jombang. “Kebanyakan pengunjung banyak dari luar kota yang berwisata di Trawas, kemudian makan disini,” ungkapnya, Minggu (26/12/2020).

Nurfadillah juga mengatakan, warungnya selalu ramai, khususnya pada saat liburan sabtu dan minggu antara pukul 09.00 Wib sampai pukul 19.00 WIB. Selain Nasi Purakan juga ada menu lain seperti Rawon Dengkul, rica-rica bebek pedas juga ceker mercon bumbu pedas. “Banyak pesan Rawon Dengkul dan ceker mercon khususnya yang suka makanan pedas,” jelasnya.


Untuk menu Nasi Purakan dengan lauk komplet hingga lalapan terong dipatok dengan harga Rp 50 ribu dan bisa dimakan untuk 5 orang. “Memang daya tarik nasi purakan karena porsi besar, lauk lengkap dan bisa disantap beramai-ramai harganya juga relatif murah Rp.50 ribu dapat dimakan lima orang, dan pengunjung juga bisa request,” paparnya.

Menurutnya, sajian kuliner nasi purakan di warungnya sudah memiliki pasar tersendiri. Apalagi, sudah banyak pelanggan dari kalangan pejabat di Mojokerto hingga aparat berpangkat jenderal yang sering makan di warungnya. 

“Biasanya ada telepon yang mengaku ajudan jenderal pesan tempat untuk makan bapak sudah seringkali kesini sejak saya Catering di vila-vila,” ujarnya.(sma/udi)

Baca juga :