Inilho Bahayanya kalau Sering Rebahan setelah Makan, Sebaiknya Lakukan Ini

Banyak yang bilang, setelah makan lalu duduk sejenak sambil menunggu makanan “turun” atau bahkan ada yang punya kebiasaan rebahan setelah makan.

Nah, mulai sekarang sebaiknya kebiasaan itu harus dihentikan. Karena berpotensi memicu kondisi yang tidak bagus bagi kesehatan. Diantaranya :

1. Kenaikan asam lambung

Menurut Healthline, kebiasaan rebahan setelah makan bisa memicu kenaikan asam lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Ini lebih mungkin terjadi jika Anda menderita refluks asam atau penyakit gastroesophageal reflux ( GERD).

GERD adalah gangguan pencernaan yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, saluran yang menghubungkan tenggorokan ke perut, yang berpotensi terjadinya teriritasi oleh refluks asam.

2. Mengganggu kualitas tidur

Gejala refluks dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di dada dan rasa pahit di mulut. Oleh karena itu, jika Anda makan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan yang memicu heartburn dekat dengan waktu tidur malam, maka kualitas tidur juga berpotensi terganggu.

Lalu, berapa lama harus menunggu untuk berbaring setelah makan?

Sebagai pedoman umum, para ahli gizi akan meminta Anda untuk menunggu sekitar tiga jam antara waktu makan terakhir dan waktu tidur. Waktu tersebut memungkinkan pencernaan bekerja dengan optimal dan memindahkan isi perut Anda ke usus kecil.

Hal ini dapat mencegah masalah seperti heartburn di malam hari atau insomnia.


Sedangkan menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Gasteoenterology, pasien dengan GERD dianjurkan untuk menunggu tiga jam setelah makan sebelum berbaring.

Agar lebih sehat, setelah makan, Anda bisa terlebih dahulu melakukan aktivitas ringan, seperti mencuci piring, atau membersihkan dan merapikan rumah.

Atau, berjalan kaki ringan setelah makan juga diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk memperlancar pencernaan, meningkatkan kesehatan jantung, mengelola gula darah, meregulasi tekanan darah dengan lebih baik, serta memicu penurunan berat badan.

Tapi, bukan berarti harus jogging atau lari maupun olah raga berat lainnya. Justru itu bukan pilihan yang baik.(sma/udi)

Sumber : Kompas.com (Naskah Berita Asli)

Baca juga :