Pemkab Mojokerto Gelontorkan Sembako Harga Murah Lewat Pasar Murah Disperindag

Menjelang Lebaran yang diprediksi meningkat, Pemkab Mojokerto lewat Disperindag mengelar pasar murah di sejumlah pasar. Harga yang ditawarkan pun jauh dari harga pasaran.

Jika sebelumnya mengelar pasar murah selama tiga hari di Pusat Informasi Perdagangan (PIP) Jalan Raya RA Basuni, Kecamatan Sooko. Kali ini pasar murah digelar di pasar Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Pasar murah ini digelar untuk menjaga kestabilan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang tinggal menghitung hari. Acara ini turut dihadiri Ikfina Fahmawati Bupati Mojokerto,  Rabu (05/05/2021).

Disela kedatangannya Bupati menyampaikan bahwa pasar murah ini sebagai bentuk komitmen perintah daerah untuk menjaga kestabilan harga sembako serta memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1442 H.

“Semoga dengan adanya pasar murah ini bisa membantu mayarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako dengan harga di bawa rata-rata yang disediakan pemerintah,” ucapnya.

Dalam agenda pasar murah ini, Dinas Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) juga menyediakan bahan pokok murah seperti bahan pokok beras, telur, gula, bawang merah, bawang putih, dan frozen food.

“Seperti beras TTI disini kita jual dengan harga Rp. 8.800/kg, Telor Rp. 20.000/kg dan gula Rp. 11.500/kg, ini tentunya jauh dari harga normal,” kata Iwan Abdilah Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, Ia juga menyebut jika pasar murah ini digelar secara keliling ke pasar-pasar tradisional sejak Senin (03/05/2021). Mulai dari pasar Niaga, Mojosari, Pasar Kedungmaling, dan terakhir yakni di Pasar Dinoyo.

“InsaAlloh tak berhenti di sini, kita usahakan Senin lusa kita akan gelar lagi. Kita akan taruh di wilayah utara sungai, ” tegasnya.

Ia juga menghimbau selama digelarnya pasar murah ini mayarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya di jalan melainkan ketika berada di keramaian seperti pasar. (fad/mya/tim)

Baca juga :