
Dua rombongan wisata dari Mojokerto yang menikmati pantai di Malang Selatan terseret ombak pada Rabu (26/5/2021) pagi. Dua orang dilaporkan tewas, dua hilang dan lainnya kritis.
Dua rombongan ini diantaranya 8 mahasiswa dari Institut KH Abdul Chalim, Kembangbelor Pacet, Kabupaten Mojokerto yang berangkat ramai-ramai dengan mengendarai sepeda motor.
Dan rombongan keluarga dari Linkungan Panggerman, Kelurahan dan Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto yang mengendarai mobil dengan jumlah 6 orang.
Mereka terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Fusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang sekitat pukul 06:00 WIB setelah menikmati matahati terbit.
Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, rombongan mahasiswa Institut KH Abdul Chalim masuk pantai Batu Bengkung sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa, (26/5/2021) dan mendirikan tenda.
Saat pagi, 6 diantaranya menuju Bukit Batu Bengkung untuk menikmati matahari terbit sembari berfoto. Saat kembali, tiga diantaranya terseret ombak, 1 tewas dan 2 orang hilang.
Sedangkan rombongan warga Panggreman ini berangkat pada sekitat pukul 00.00 WIB. Berangkatnya kemarin (26/5/2021). Linda berangkatnya bersama 5 orang lainnya,” ungkap Muhaimin, warga Panggrenan yang juga paman dari korban Linda.
Berita Lanjutan : Ini Data Lengkap Korban Tewas, Hilang dan Kritis…