Mentreri ESDM Tinjau Proyek Jargas Di Kab. Mojokerto

5.101 Sambungan Gratis Di Ngoro

Proyek Jaringan Gas gratis bagi 5.101 warga Ngoro, Kabupaten Mojokerto ditinjau langsung Ignasius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Proyek ini jaringan gas kota (jargas) ini dilakukan oleh PT Pertamina Gas, Minggu (13/08)

“Kehadiran jaringan gas kota ini memudahkan masyarakat dalam beraktivitas khususnya untuk urusan dapur, karena harga gas ini lebih murah dibanding harga tabung elpiji kemasan tiga kilogram,” kata Jonan, saat meninjau proyek jargas di Kembangsri Ngoro, Mojokerto.

Selain itu, dengan menggunakan jaringan gas rumah tangga ini masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan sewaktu-waktu. “Jaringan gas ini, pasokannya bisa sampai 24 jam. Jadi tidak perlu khawatir kehabisan terus tokonya tutup.” Kilahnya.

President Director PT Pertamina Gas, Suko Hartono mengatakan, Proyek jargas di Mojokerto ini ditarget akhir tahun sudah selesai. ”Jika tidak ada kendala, Pertamina menargetkan proyek jargas Kabupaten Mojokerto ini akan selesai sesuai kontrak pada 31 Desember 2017, jumlahnya sekitar 5.101 SR,” katanya.

Baca Juga :  Harga Gas Bumi Rumah Tangga di Mojokerto Bakal Naik 70 Persen

Pungkasiadi, Wakil Bupati Mojokerto turut mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Ignasius Jonan, meninjau pembangunan jaringan gas (jargas) bumi untuk rumah tangga di Kabupaten Mojokerto tepatnya Kecamatan Ngoro.

“Di Kabupaten Mojokerto pada Tahun Anggaran (TA) 2017), pembangunan jargas direncanakan di Kecamatan Ngoro, Pungging dan Mojosari. Untuk realisasinya di TA 2017 ini, dilakukan di 3 desa Kecamatan Ngoro yakni Desa Sedati, Kembangsri dan Jasem sebanyak 5.101 Sambungan Kompor (SK) dan Sambungan Rumah (SR),” terang wakil bupati. (sma)