Sekeluarga di Mojokerto Keracunan, Satu Korban Meninggal Dunia

Keracunan massal menimpa keluarga Heri (55), warga asal Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Ada 7 anggota keluarganya yang diduga keracunan makanan, satu diantaranya meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, peristiwa keracunan ini bermula saat keluarga Heri liburan lebaran ke telaga Sarangan di Magetan pada Sabtu (08/06) sore. Mereka membawa bekal berbagai jenis makanan, seperti nasi tawon, rujak uleq dan buah.

Nova Anggraeni (36), istri Hari menceritakan, setelah sampai ditelaga Sarangan, sekitar pukul 20:00 WIB mereka menyantab bekal bersama-sama. Setelah dua jam, tiba-tiba ada tujuh orang yang merasa mual-mual dan pusing, namun dua orang tidak sampai dirawat di rumah sakit.

Pihak keluarga sepakat pada Sabtu malam kembali ke Mojokerto dan langsung ke Rumah sakit Sakinah untuk mendapat perawatan. Namun satu keluarga atas nama Wagimin, (66) asal Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto meninggal dunia.

Sesangkan empat orang lainnya yang menjalani perawatan di RS yakni, Heri (53), Nova Anggraeni, (36), Tiah (58) asal Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto dan Juma’atin (64), asal Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Terjunkan Tim, Dinkes Mojokerto Teliti Penyebab Keracunan Massal 46 Warga

Sementara dr Fitria Intan, kepala UGD RSI Sakinah mengatakan, korban sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit, atau Dead on Arrival (DOA). “Korban meninggal sebelum sempat mendapat pertolongan,” ungkapnya.

Sementara apakah korban meninggal karena faktor keracunan. Menurut dr Fitria, pihaknya masih akan mengambil sample darah untuk memastikan penyebab kematiannya.

Sementara kondisi 4 keluarga lainnya, saat ini kondisinya mulai membaik. Mereka hanya merasa.mual dan pusing dan masih menjalani perawatan di RSI Sakinah Mojokerto.(sma/udi)

Baca juga :