Walikota Mojokerto Temui Bocah TK ‘Korban Pencabulan’, Begini Kondisinya

Walikota Mojokerto, Ika Puspita Sari langsung turun tangan menanggapi adanya dugaan kasus pencabulan terhadap seorang balita A, 4,5, warga Kecamatan Prajurit Kulon.

Bahkan, Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto ini juga mendatangi langsung rumah terduga korban pada Jum’at (06/07) siang, untuk memastikan keadaan korban yang diduga mengalami trauma berat pasca kejadian tersebut.

Ning Ita mengatakan, kedatangannya ini melihat secara langsung kondisi korban, dan seperti apa kejadiannya. “Dugaan (pencabulan) itu harus dibuktikan, apa betul adanya kejadian itu atau tidak,” ungkapnya.

Walikota juga mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter yang menangani maupun hasil penyelidikan pihak kepolisian, belum ada bukti bukti yang mengarah pada hal tersebut.

“Terkait kasus anak ini kan harus dilindungi oleh hukum. Sebagai orang tua, kita harus bisa memahami psikologi anak anak, mood juga mudah berubah berubah, dan perlu diperhatikan, sebagai orang tua jangan muda menjustifikasi tarkait perubahan mood anak anak,” jelasnya.

Terkait trauma terhadap terduga korban pencabulan, Pemkot akan melakukan pendampingan pesikologi. “Psikologi akan melakukan pendampingan untuk mendalami penyebab mood korban yang berlebihan ini,” jelasnya.

Berita Terkait :  Cabuli Anak Tiri Hingga Hamil, Warga Mojokerto Diringkus Polisi

Sementara saat melakukan kunjungan terhadap terduga korban dirumahnya, menurut Ning Ita, korban dalam keadaan baik baik saja, bahkan bernyanyi gembira.

“Saat saya kesana, dan saya merupakan orang pertama bertemu terduga dia baik baik saja, bahkan dia juga sempat menyanyi gembira, dan saat di ajak jalan jalan untuk membeli pakaian hingga mainan dia juga biasa-biasa saja. Pada saat itu terduga korban juga jauh dari orang tua,” tambahnya.

Artinya, kata Ning Ita, secara sekilas tidak ada trauma terhadap anak tersebut. Itu dibuktikan dengan sikap terduga korban yang terlihat sangat welcome terhadap orang baru.

“Nanti hasil pendampingan pesikologi akan membuktikan kenapa Mood terduga bisa up down seperti yang diceritakan keluarganya,” pungkasnya.(sma/udi)

Baca juga :