Banyak Gedung SDN Tak Terpakai, Diknas Mojokerto Tambah 23 TK Negeri

Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto menambah jumlah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD), khusunya TK negeri yang tersebar di 18 kecamatan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, rencananya, di tahun ajaran 2019/2020 ini ada 23 tambahan TK Negeri baru dan sebagian besar bakal siap menggelar penerimaan peserta didik baru dan siap menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM).

Muhammad Jamil, kabid PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dispendik Kabupaten Mojokerto mengatakan, jumlah TK Negeri baru ini sesuai SK Wakil Bupati awal tahun 2019 lalu sebanyak 26 lembaga. ’’Sudah ada 23 TK baru yang siap dan telah mendapatkan siswa usia dini. Tiga lainnya menyusul,’’ ungkapnya.

Menurut Jamil, pendirian 23 TK negeri karena selama ini TK negeri di Kabupaten Mojokerto sangat minim jika dibanding jumlah lembaga TK yang dinaungi yayasan pendidikan swasta.

“Selama ini, total ada lebih dari 1.200-an lembaga PAUD yang terdaftar resmi. Sementara yang statusnya negeri atau milik pemerintah hanya ada 5 TK saja,” tegasnya.

Baca Juga :  Sekolah Tidak Layak, Pemkab Mojokerto Gelontor Rp 21 Miliar

Selain itu, pendirian TK negeri baru juga mempertimbangkan tingkat kebutuhan. Karena siswa yang diterima di TK Negeri, bisa langsung diserap di SD negeri terdekat. Sehingga proses PPDB di jenjang SD bisa terserap dengan optimal. ’’Kalau gedungnya sudah ada, Tinggal membenahi saja, karena memanfaatkan gedung SDN yang tidak terpakai,’’ pungkasnya.(sma/udi)

Baca juga :