Mengenali Kepribadian Introvert dan Ekstrovert

Oleh : Hervina Mayra Devyani

foto : Ilustrasi Kepribadian Introvert dan Ekstrovert

Kepribadian merupakan karakteristik yang melekat pada diri seseorang. Pada umumnya kepribadian disebut sebagai ciri khas seseorang yang membuatnya terlihat berbeda dengan orang lain. Kepribadian meliputi segala pikiran, perasaan, tingkah laku, dan kesadaran yang saling menyatu membentuk kesatuan. Apabila ingin mengembangkan kepribadian yang dimiliki maka harus dapat mempertahankan kesatuan antar semua aspek kepribadian.

Setiap kepribadian memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Para ahli psikologi saat ini telah sepakat bahwa terdapat lima tipe kepribadian yang utama. Teori tersebut dikenal dengan “five factor model” dimana setiap pribadi memiliki karakter yang berbeda-beda. Pada setiap tipe kepribadiaan terdapat kemampuan yang dapat dikembangkan.

Setiap orang harus dapat mengetahui tipe kepribadian yang dimiliki bahkan mengetahui tipe kepribadian orang lain. Para ahli psikologi telah mengelompokkan tipe kepribadian ke dalam beberapa kategori. Kategori yang paling dikenal adalah introvert dan ekstrovert. Banyak orang tidak asing dengan istilah introvert dan ekstrovert, karena keduanya merupakan kategori yang sering digunakan dalam menilai karakteristik seseorang.

Tipe kepribadiaan introvert dan ekstrovert sangat berbeda dan bertolak belakang. Seseorang dengan kepribadiaan introvert cenderung lebih senang menyendiri, karena seseorang yang memiliki tipe tersebut lebih memikirkan perasaan, fantasi, dan mimpi yang mereka bayangkan, namun hal tersebut berbeda dengan tipe ekstrovert lebih memperhatikan realita kehidupan, senang bersosialisasi dengan banyak orang, dan lebih cepat beradaptasi.

Introvert
Memilki kepribadian introvert bukanlah sebuah keburukan. Kepribadian introvert terdiri atas beberapa tipe karakteristik, namun para ahli psikologi membaginya menjadi tiga yaitu sosial, thinking, dan restrained. Sosial introvert atau lebih dikenal introvert sosial merupakan keadaan dimana seseorang lebih mudah bergaul dengan orang-orang yang membuatnya nyaman, namun tetap penuh privasi. Tipe introvert sosial ini akan merasa lelah apabila berada di keramaian terlalu lama dan biasanya memiliki potensi sebagai pembicara hebat.

Tipe thinking introvert atau dapat disebut dengan berfikir berlebihan. Biasanya seseorang akan selalu merasa cemas dengan pikirannya sendiri. Termasuk tipe paling sulit didekati atau berteman dengan orang-orang baru karena umumnya memiliki pola pikir yang unik dan memiliki kesadaran diri yang tinggi, namun tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Tipe restrained introvert biasanya selalu memikirkan dengan matang-matang hal yang akan dilakukan dan tidak tergesah-gesah dalam mengambil keputusan.

Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam membentuk kepribadian anak. Sebagai orang tua harus dapat memahami karakter pada anak karena hal tersebut berhubungan dengan bagaimana cara mendidik dan membesarkannya. Terdapat beberapa cara parenting yang dapat dilakukan pada anak introvert yaitu menghargai waktu untuk menyendiri, memberikan dukungan terhadap passion yang dimiliki, selalu ada setiap diperlukannya bantuan, dan saling bertukar pikiran atau bercerita.

Terdapat profesi yang sesuai bagi seseorang yang memiliki tipe introvert. Profesi tersebut diantaranya adalah arsitek sebab cenderung memiliki kecerdasan dan kepandaian di atas rata-rata. Mediator juga cocok untuk tipe introvert karena memiliki kepribadian idealis sejati dan selalu mencari sisi terbaik dari setiap kejadian. Logistik juga cocok karena memiliki integritas, logika praktis, dedikasi tinggi, dan cara bicara yang cenderung lembut.

Ekstrovert
Seseorang yang memiliki kepribadian ekstrovert memiliki sifat mudah bergaul, rasa percaya diri tinggi, suka berteman dengan orang baru, dan mudah menyesuaikan diri. Tipe kepribadian ekstrovert dibagi menjadi tiga yaitu extrovered sensors, extroverted intuitors, dan extroverted fellers. Tidak semua orang dengan tipe kepribadian ekstrovert senang berada di keramaian, ada saatnya merasa butuh kesendirian.

Extrovered sensors merupakan tipe yang muncul karena adanya ketertarikan pada lingkungan sekitar. Biasanya memiliki panca indra kuat untuk memahami hal-hal yang terjadi pada sekitarnya. Kebanyakan cenderung suka melakukan olahraga. Extroverted intuitors lebih banyak dimiliki oleh seseorang yang banyak ide abstrak dan lebih senang bertukar pikiran dengan orang lain. Kepribadian ini banyak dimiliki oleh orang yang senang menganalisis sesuatu.

Extroverted fellers adalah tipe kepribadian yang senang berada pada keramaian, melakukan hal-hal baru, dan sedikit memiliki waktu untuk menyendiri. Semangat bertemu dengan orang baru merupakan salah satu kelebihan dari tipe ini. Pada dasarnya tipe Extroverted fellers akan selalu memastikan bahwa orang yang ditemui harus merasa bahagia.

Terdapat cara bagaimana orang tua dalam menghadapi anak tipe ekstrovert antara lain yaitu dengan memuji secara langsung, memberikan waktu agar dapat mengungkapkan hal-hal penting, memperhatikan secara fisik, menambah ruang untuk berexplorasi, mengajarkan tidak melakukan sesuatu dengan berlebihan, dan mengarahkan segala kelebihan yang dimiliki ke arah positif.

Banyak profesi yang sesuai bagi orang bertipe ekstrovert. Profesi tersebut diantaranya adalah juru kampanye karena dapat mengamati dengat tajam, kemampuan berbicara yang bagus, dan energik. Selain itu entrepreneur juga cocok untuk tipe ekstrovert karena memiliki pengaruh besar terhadap lingkungan sekitar dan pembawaan menarik bagi banyak orang.

Setiap manusia dilahirkan dengan kepribadian yang berbeda-beda. Banyak hal yang menjadi faktor munculnya perbedaan kepribadian pada setiap orang. Faktor tersebut yaitu adanya genetik yang dianggap memiliki pengaruh cukup besar pada perkembangan kepribadian seseorang, selain itu dari lingkungan tempat tinggal, kebudayaan, dan kebiasaan sehari-hari yang tentunya berbeda-beda.

Pada umumnya banyak orang yang mengetahui tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Tipe introvert dibagi menjadi beberapa yaitu sosial, thinking, dan restrained. Sedangkan tipe ekstrovert dibagi menjadi extrovered sensors, extroverted intuitors, dan extroverted fellers. Setiap tipe kepribadian memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung bagaimana cara untuk menyikapinya agar dapat menjadi hal yang lebih positif.(*)

Hervina Mayra Devyani
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Teknik Industri
hervina.mayra@gmail.com

Ini 5 SMA Terbaik di Mojokerto Versi UTBK, Cek Sekolahmu Peringkat Berapa...

Baca juga :