PAD Wisata Mojokerto Over Target, Mencapai Rp 12,5 Miliar

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga Sekitar

Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata yang dilakukan Pemkab Mojokerto akhirnya membuahkan hasil. Buktinya, PAD dari sektor wisata sejak bulan lalu sudah over target, bahkan kini sudah mencapai 116 persen.

Data yang dihimpun suaramojokerto.com, PAD wisata yang tertinggi masih disumbang oleh sana wisata Padusan Pacet dan Pemandian Air Panas Pacet, disusul Ugalan Waterpark dan Petirtaan Jolotundo.

Djoko Widjayanto, Kepala Disparpora Kabupetan Mojokerto mengatakan, target PAD tahun ini sebesar Rp 10,694 miliar, dan pada 14 Desember sudah mencapai 12,458 miliar atau 116 persen.

“Itu data per 14 Desember kemarin, kita masih punya 17 hari dan ini bertepatan dengan hari liburan, jadi potensinya masih tinggi,” ungkapnya.

Djoko juga menjelaskan, PAD wisata yang paling tinggi memang didapat dari wisata wana wisata Padusan dan Air Panas Pacet yang memcapai Rp 8 miliar lebih, disusul Ugalan Waterpark sebesar Rp 1,6 miliar dan Jolotundo sebesar Rp 824 juta.

“Ubalan Waterpark tahun ini mendapat Rp 1,6 miliar, diperkirakan tahun depan akan naik signifikan. Karena perberlakuan tarif baru yang lalu dilakukan pada 23 April, artinya selama 4 bulan masih tarif lama,” terangnya.

Baca Juga :  Nasi Bumbung, Makanan Khas dari Begagan Limo Mojokerto

Sementara Pungkasiadi, Wakil Bupati Mojokerto mengatakan, pembangunan sektor wisata tahun 2019 masuk skala priotitas. Pemkab mengalokasikan lebih dari Ro 20 miliar untuk membenahi empat tempat wisata. Yakni, wisata Padusan Pacet, Ubalan, Jolotundo dan Waduk Tanjungan.

“Di wisata air panas nanti, lokasi parkir dan kios-kios pedagang akan ditata lebih bagus, juga wahana wisatanya. Kita siapkan Rp 6,5 miliar. Sedangkan untuk Ubalan kita tanbah Rp 5 miliar dan Jolotundo sekitar Rp 3 miliar,” kata Pungkasiadi.

Sedangkan di Wisata Waduk Tanjungan yang ada di wilayah utara sungai, Kecamatan Kemlagi digerojok dana Rp 8,5 miliar, untuk pembenahan wisata secara total agar menarik wisatawan baik dalam kota maupun luar kota.

“Kita ingin semua tempat wisata menjadi bagus dan nyaman, termasuk wisata di utara sungai. Makanya wisata Waduk Tanjungan akan kita garap agar menjadi menarik dan tentunya harus berdampak pada oeningkatam ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(sma/udi)

Baca juga :