Wisata Edukasi Satwa Segera Dibuka di Mojokerto

Suguhkan 50 Rusa Timor dan Binatang Langka

Destinasi wisata di kawasan Pacet, Mojokerto bakal semakin lengkap, menyusul rencana dibukanya wisata edukasi satwa di pintu masuk pendakian Gunung Pundak yang berlokasi di kawasan hutan atau KPPH Tahura R. Soerjo wilayah Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, di wisata edukasi satwa ini, diantaranya bakal menyuguhkan penangkaran rusa timor yang masuk jenis langka, juga satwa lain seperti ayam hutan hingga tupai. Serta pemandangan alam air terjun Slumprit dan Banyu Adem.

Adi Sutrisno, Koordinator Seksi Konservasi Pengembangan dan Pemanfaatan Hutan (KPPH) Tahura R. Soerjo wilayah Mojokerto mengatakan, puluhan satwa dilindungi ini bakal dijadikan wisata edukasi, artinya wisatawan tidak sekedar melihat, namun juga belajar mengenal, memahami jenis serta perkembang biakannya.

“Sekarang sudah ada 50 satwa dilindungi jenis Rusa Timor, atau 25 pasang yang didatangkan dari penangkaran di wilayah Nganjuk,” ungkapnya.

Adi juga mengatakan, rusa-rusa ini sekarang sudah ditangkar di sebuah kandang dengan pagar pembatas berukuran 25 X 25 meter. “Untuk perawatannya, sudah ada petugas khusus yang merawat dan memberi makan tiga kali sehari, pagi, siang dan sore,” tambahnya.

Berita Terkait :  Sebut Eduwisata Brenjonk Trawas Mojokerto, BI Jatim Ingin Kembangan Kampung Wisata

Masih kata Adi, rencananya pada bulan Maret nanti wisata edukasi satwa ini akan dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Jawa Timur. Sementara untuk tahap awal masih dilakukan sosialisasi kepada siswa setingkat SMA dan SMP, bahkan tingkat TK pun nantinya akan diperkenalkan tentang hewan yang dilindungi ini.

Selain penangkaran satwa langka dan dilindungi serta air terjun Slumprit dan Banyu Adem. Di lokasi wisata ini juga ada banyak jenis tumbuh-tumbuhan langka, seperti jenis tumbuhan Arboretum atau tanaman pita yang biasanya menjadi objek penelitian.(fam/udi)

Baca juga :