Viral, Wanita di Mojokerto Nekat Curi Motor Sambil Gendong Anak, Terekam CCTV

Video rekaman CCTV yang mempertontonkan aksi seorang wanita mencuri sepeda motor sambil menggendong anak kecil di Mojokerto tiba – tiba viral di media sosial.

Aksi curanmor ini terjadi di tempat parkir parkir sepeda motor Gang Garuda Mas, Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, Minggu (13/10) sekitar pukul 07.52 WIB.

Video berdurasi 1 menit 21 detik ini diposting akun Chandra Benpas di salah satu Grup Facebook. Dalam waktu singkat Video ini langsung mendapatkan respons dari 594 netizen dan 186 komentar.

Dalam video itu terlihat seorang wanita masuk ke area parkir sepeda motor sambil menggendong anak kecil. Seorang tukang parkir pun menghampirinya.

Video rekaman CCTV ini diposting akun Chandra Benpas di salah satu Grup Facebook sekitar beberapa jam yang lalu. Video ini langsung mendapatkan respons dari 594 netizen dan 186 komentar.

Dalam postingannya, Chandra Benpas menuils : “Bekne onok sing kenal lur….wong wedok sek nom gowo arek cilik…jupuk sepeda sing kuncine ketinggalan…petugas parkire tledor…kethak karcise gk di jaluk… alasane wong wedok mau, jupuk susu(dot)anak e ketinggalan mari ngunu mbalik maneh….konangane sing duwe karcis sepeda arep jupuk sepedae gak onok…..(kejadian hari minggu tgl 13 oktober jam 8 pagi gang garuda mas Benpas/parkir car freeday),” tulis Chandra Benpas di Facebook.

Berita Terkait :  Terekam CCTV, Pencuri Sikat Motor Diparkir Depan Toko Sembako di Mojokerto

Bahkan, tukang parkir juga sempat membantu wanita tersebut memutar posisi sepeda motor Honda Scoopy ke arah pintu keluar. Dengan santai wanita ini membawa kabur motor dan meninggalkan dua helm .

Viralnya rekaman CCTV wanita gendong anak curi motor di media sosial ini langsung mendapat respon dari beberapa akun di Medsos. Ada yang menilai pelaku tak takut sama sekali. Ada juga yang menyalahkan korban Karena lupa mengambil kunci.

Iptu Sigit, Kanit Reskrim Polsek Magersari mengatakan, korban telah melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek Magersari, Kota Mojokerto. “Iya benar korban sudah melapor, kami masih menyelidiki kasus ini,” terangnya. (sma/udi)

Baca juga :