Karyawan BRI Mojokerto Bobol Dana Nasabah Rp 2 Miliar, Ini Tanggapan Pihak Bank

Serahkan Kasus ke Pihak Berwajib

Kasus pembobolan dana nasabah BRI Mojokerto sebesar Rp 2 miliar hingga kini masih ditangani Polres Mojokerto. Seorang karyawan cantik BRI bernama Vionita Rizki Yuhandari (25) sudah ditahan Satreskrim Polres Mojokerto sejak Kamis (11/04).

Informasi yang dihinpun suaramojokerto.com, modus yang dilakukan Vionita, diduga telah menyalahgunakan jabatannya dengan menggandakan ATM milik nasabah dan uangnya dikuras hingga Rp 2 miliar.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M. Solikhin Fery, ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku penggelapan uang nasabah BRI tersebut.

Sementara pihak BRI, Bambang Tribaroto kepada media menyatakan, BRI menyesalkab kasus terkurasnya dana nasabah tersebut dan menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Terkait kejadian ini, BRI koordinasi dengan pihak terkait, saat ini telah ditangani pihak berwajib,” katanya.

Sementara mengenai dana nasabah yang terkuras, BRI bertanggung jawab untuk mengganti 100 persen. “BRI telah mengganti semua kerugian nasabah akibat kejadian tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Keterlibatan Pimpinan BRI Mojokerto Dalam Kasus Pembobolan Dana Nasabah Rp 2 M

Sementara informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kasus pembobolan dana nasabah BRI ini dilakukan karyawan BRI, Vionita, dengan menggandakan ATM sejak mei 2018.

Kasus ini terungkap setelah ada nasabah yang melapor kalau saldo tabungannya di BRI tiba-tiba berkurang. Kemudian ditelusuri oleh pihak bank dan ditemukan ada oknum karyawan yang melakukan pembobolan.

Aris, salah satu nasabah BRI meminta BRI lebih proffesional dalam melindungi nasabhnya. “Itu kalau nasabah lapor, kalau tidak lapor dan tidak pernah mengencek saldo, bisa-bisa tersedot juga,” ungkapnya.

Aris juga menghinbau masyarakat agar berhati-hati memilih bank ketika akan menyimpan uangnya. “Jangan sampai maunya nabung malah buntung,” pungkasnya.(sma/udi)

Baca juga :