Satpol PP Mojokerto Deteksi Tiga Lokasi Rawan Prostitusi

Kawadan Wajib Patroli Tiap Hari

Di kawasan kota Mojokerto ternyata masih ada beberapa lokasi yang masih gelap, tidak ada penerangan jalan umum (PJU) dan rawan terjadi kriminalitas juga rawan terjadi prostitusi.

Sebut saja, di belakang SMPN 5, kawasan Meri, Kecamatan Kranggan, jalan tuang sepanjang lebih dari 500 meter ini gelap gulita dan sangat sepi, hampir tiap hari banyak muda-mudi berpacaran. Bahkan Sabtu tadi malam (26/05) Pol PP mengamankan pasangan muda-mudi asal Kutorejo, Kabupaten Mojokerto yang bermesraan sekitar pukul 23:00 WIB.

“Lokasi ini menjadi atensi kami, karena terdeteksi rawan kriminalitas dan rawan prostitusi, tiap hari juga kita lakukan patroli secara periodik,” Ungkap Hatta Amrullah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol Pp Kota Mojokerto.

Baca Juga :  Razia Warung Remang di Mojokerto, Dinsos Amankan 5 PSK

Selain jalan tuang di belakang SMPN 5, satpol PP juga mendeteksi dua kawasan lainnya yang rawan kriminalitas dan rawan prostitusi, seperti kawasan jogging track (JT) dan sekitar jembatan Rejoto. “JT memang tidak seramai dulu, tapi ini masuk kategori rawan karena sering dipakai janjian pertemuan,” terangnya.

Hatta juga menceritakan, baru-baru ini menemukan perempuan COD di tengah jembatan Rejoto sekitar pukul 23:00 WIB. “Kan aneh, COD di tempat sepi jam 11 malam, jangan-jangan ini modus, akhirnya kita periksa HPnya kan ada riwayat komunikasinya,” tambahnya.

Satpol PP menghimbau, di bulan suci ramadhan trend kriminalitas cenderung meningkat, warga dihimbau meningkatkan kewaspadaan dan turun menjaga keamanan dan ketertiban bersama.(sma)