Erupsi 2000 meter, BNPB Imbau Wisatawan Jauhi Gunung Agung

Status Meningkat, Zona Bahaya Berubah-ubah

Minggu hari ini (26/11) status Gunung Agung di Karangasem, Bali masih meletus terus dan terjadi erupsi hingga ketinggian 2000 meter dari puncak pada pukul 05:00 WITa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau agar masyarakat dan para wisatawan menjauhi Gunung Agung atau berada diluar zona radius 6 km.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui press release yang diterima suaramojokerto.com menyatakan, Zona perkiraan bahaya di sekitar Gunung Agung sifatnya dinamis dan terus dievaluasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu.

“Berdasarkan perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual dan terbaru, pada pukul 05.50 WITa terjadi erupsi dengan ketinggian 2000 meter dari puncak, dan masih terus meletus.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Mr-X ditemukan Tewas Telanjang di Hotel Asri Mojokerto

Kata Sutopo, semua masyarakat, wisatawan, pendaki dan semua pengunjung diminta menjauhi gunung agung dan tidak melakukan pendakian di zona perkiraan bahaya. “Jangan melakukan pendakian di zona perkiraan bahaya, yaitu didalam area kawah Gunung Agung dalam radius 6 km.” Terangnya.

Seperti diketahui, Gunung Agung sempat mengalami erupsi freatik pada Selasa (21/11) dan terus dievaluasi oleh BNPB, hingga minggu ini statusnya terus meningkat. Ribuan penumpang batal terbang ke Bali, juga beberapa maskapai asing membatalkan penerbangan ke Bali.(sma)