Kumuh, Dua Pasar Tradisional di Mojokerto Segera Dirombak

Pemkab anggarkan Rp 2 Miliar

Pemkab Mojokerto segera merombak dua pasar tradisional yang dinilai sangat kumuh, yakni pasar Kutorejo dan pasar Dlanggu. Proyek pembangunan kedua pasar ini sudah dilelang secara terbuka melalui website lelang Pemkab Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, Proyek pembangunan kedua pasar ini dianggarkan sebesar Rp 2 miliar, dengan rincian Pasar Kutorejo Rp 1,1 miliar sedangkan pasar Dlanggu Rp 930 juta.

Bambang Purwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto mengatakan, pembangunan pasar Kutorejo dan Dlanggu diharapkan bisa membuat kedua pasar ini menjadi lebih bersih dan tertata.

Baca Juga :  Ajak Musisi Jalanan, Khofifah Borong Pedagang Pasar Tanjung Mojokerto

“Kita ingin mengatasi masalah kekumuhan pasar Tradisional, jadi nanti yang dibenahi adalah stan-stan yang terlihat kumuh dan saluran airnya,” ungkapnya.

Bambang juga mengatakan, saat ini proyek pasar Kutorejo dan Dlanggu sudah dilelang di ULP dan sesuai jadwal diperkirakan proyek akan mulai dikerjakan bulan Juni 2018.

“Tidak ada relokasi pasar, jadi pelaksanaan proyek akan dimulai bulan Juni dan pedagang hanya dipindah untuk menepati lokasi di area pasar yang kosong,” pungkasnya.(sma)