Resah, Honorer di Mojokerto Ditawari Lolos CPNS Asal Bayar Rp 50 Juta

Awas Calo CPNS Gentayangan

Seleksi CPNS khusus honorer K-2 di Mojokerto yang tersedia 17 formasi dikabarkan diwarnai permainan uang untuk mendongkrak nilai. Mereka yang nilainya jeblok saat mengikuti tes lanjutan di Kediri didatangi seseorang yang menawarkan jasa bisa mendongkrak nilai ujian CPNS.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, penawaran mendongkrak nilai ini dilakukan seseorang setelah peserta melakukan ujian CPNS di Kediri. Nilai yang ditewarkan cukup bervariasi dari Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.

Mendengar informasi ini, Susantoso, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto membantah adanya kabar yang berkembang di kalangan honorer K-2 tersebut.

Menurutnya, dalam seleksi CPNS ini, pemda tidak memiliki kapasitas untuk meloloskan atau mencoret peserta ujian. ’’Pemda hanya sebatas melakukan seleksi administrasi saja, jadi itu tidak bemar,’’ ungkapnya.

Susantoso juga mengatakan, sederetan tes yang digelar di Kediri dengan menggunakan computer assisted test (CAT), jadi semua owserta bisa mengetahui nilainya secara langsung dan kewenangan penuh ada di pemerintah pusat. ’’Nah, kalau kita berusaha mengatrol nilai, itu sangat tidak mungkin,” tambahnya.

Baca Juga :  Nyambi Edarkan Pil Koplo, Dua Pekerja Proyek di Mojokerto Diringkus

Susantoso juga menjelaskan, peserta tes CPNS kali ini memang cukup berat. Karena, pemerintah memasang passing grade untuk setiap materi dalam proses rekrutmen ini.

Untuk kategori umum, passing grade Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 80, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai minimal 75, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebesar 143.

Sedangkan, untuk honorer K-2, pemerintah pusat sedikit memberikan kelonggaran. Dari tiga materi yang diujikan, hanya TIU yang dipasang passing grade sebesar 60, dua materi lain tak dibatasi. Namun untuk bisa lolos total passing gradenya harus mencapai 260. ’’Itu sudah menjadi rumus nasional. Penda tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya.(sma/udi)