Anjal Marak di Mojokerto, Kapolres Ancam Pidanakan Orang Tua

Polisi siap Bina Anjal bersama Dinsos

Anak jalanan (anjal) di Mojokerto sampai saat ini masih marak, mereka diduga sengaja dipekerjakan orang tuannya atau seseorang, bahkan beberapa anjal mengaku ditarget orang tuanya dan kalau belum dapat uang mereka tidak berani pulang.

Menjamurnya anak jalanan ini menjadi atensi Polres Mojokerto untuk segera mengambil langkah, salah satunya dengan menjerat orang tuanya.

AKBP Leonardus Simarmata, Kapolres Mojokerto mengatakan, polres sudah melakukan penyelidikan tentang menjamurnya anak jalanan ini, termasuk memetakan titik-titiknya. “Kita akan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten untuk menanggulangi masalah anjal ini, tahap awal, kalau nanti menemukan anjal akan dilakukan pembinaan oleh Dinsos dan Polres.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Proyek Gagal di Kota Mojokerto Capai Rp 30 M

Kapolres juga mengancam akan menindak orang tua dan mereka yang sengaja memerintahkan anak-anak ini meminta minta “Kita juga akan menyelidiki orang tuanya dan pihak yang memerintahkan, karena mereka sudah sengaja mempekerjakan anak dibawah umur, artinya ada pelanggaran pidana yang dilalukan.” Tambahnya.

Di wilayah hukum Polres Mojokerto anak jalanan banyak dijumpai di beberapa perempatan lampu merah, seperti perempatan Sooko DNA beberapa trafict light lainya. Selain itu, anjal juga banyak ditemui di pasar-pasar tradisional, seperti di Pasar Mojosari, di pasar ini setiap jam 01:30 dini hari ada satu mobil yang menurunkan anak jalanan untuk menyebar dan minta-minta.(fam/udi)