Ada Serangan Lebah, Jalur Pendakian di Trawas Mojokerto Ditutup

Pos Utama Desa Tamiajeng, Trawas

Pasca insiden 25 pendaki dari berbagai daerah diserang lebah berbisa, Sabtu (02/12) lalu, kini jalur pendakian di pos utama Desa Tamiajeng, Trawas, Mojokerto ditutup sementara, karena dikhawatirkan sengatan lebah di cuaca ekstrem ini berpotensi terulang lagi.

Heru Ristio, wakil Adm Perhutani KPH Pasuruan mengatakan, penutupan sementara ini untuk mengantisipasi terjadi korban lagi. “Saat ini petugas di Penanggungan masih menelusuri keberadaan sarang lebah yang hidup di ketinggian 900-1.000 mpdl tersebut.” Ungkapnya.

Kata Heru, Perhutani menilai serangan lebah ini merupakan masalah yang serius dan menjadi tanggung jawab Perhutani. “Dulu pernah ada kejadian seperti ini, dikabarkan ada warga yang meninggal dunia, sehingga tim perhutani akan memastikan jalur pendakian aman sebelum dibuka kembali.” Tegasnya.

Baca Juga :  Ditangkap Pol PP, 5 Pelajar di Mojokerto dihukum Ngaji

Seperti diketahui, ada sekitar 25 pendaki dari berbagai daerah yang diserang ribuan lebah saat turun dari puncak penanggungan, 11 diantaranya harus dievakuasi dan dibawa ke UGD Puskesmas Trawas untuk mendapat penanganan medis.(fam/udi)