Polda Jatim Ajak Warga NET Perang Melawan Hoax

antisipasi teror jelang Pilkada serentak

Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 suhu politik di Jatim semakin memanas. Tidak hanya adu program antar Paslon atau saling klem dukungan, tapi yang perlu diantisipasi adalah munculnya teror dan berita bohong (hoax) di media sosial.

Mengantisipasi hal tersebut, Polda Jatim mengumpulkan warganet se Jawa Timur di Blessing Hill Hotel Trawas Mojokerto, mereka diajak menggunakan internet secara positif agar bisa memerangi kabar bohong atau “hoax” di media sosial.

Acara ini dibuka langsung oleh Brigjen Pol Gatot Subroto, Wakapolda Jatim dengan didampingi oleh AKBP Leonardus Simarmata, Kapolres Mojokerto. Acara ini berlangsung hingga Sabtu (24/02).

Baca Juga :  Proyek Gagal di Kota Mojokerto Capai Rp 30 M

“Seperti amanah pak Kapolda, mari kita semua menggunakan internet untuk hal positif apalagi sekarang mendekati pilgub rawan penyebaran berita bohong,” ungkapnya.

Kapolda juga mengatakan, di Jawa Timur sudah mulai bermunculan berita hoax, seperti yang terjadi di Kediri, polisi sudah menyampaikan di media agar para penyebar berita hoax agar segera mengaku. “kalau tidak mau mengaku, polisi akan segera bertindak,” pungkasnya.(fam/udi)