Kali Sadar Mojokerto Dikeruk Hingga Kedalaman 30 Meter

Pemkot Siapkan Penampungan 2,5 Hektare

Proyek normalisasi Kali Sadar Mojokerto senilai Rp 350 miliar bakal segera dimulai, rencananya sungai yang sering meluber dan menyebabkan banjir itu akan dikeruk hingga kedalaman 30 meter.

Danu Rayendra Gandi, pengawas utama BBWS Brantas mengatakan, pengerukan akan dilakukan di Kali Sadar sepanjang 23 Km baik yang ada di wilayah Kabupaten maupun Kota Mojokerto. Untuk wilayah kota mulai dari jembatan Gatoel hingga Gunung Gedangan yang akan dikeruk dengan kedalaman 10 hingga 20 meter.

“Idealnya, kedalaman aliran Kali Sadar mencapai 10 meter hingga 50 meter, yang disesuaikan dengan ruasnya, kalau di kota Mojokerto termasuk ruas hulu akan dikeruk 10-20 meter, di ruas tengah nanti akan dikeruk 30 meter,” ungkapnya.

Baca Juga :  Resahkan Warga, Dewan Siap Kawal Proyek Normalisasi Kali Sadar Mojokerto

Sementara untuk menampung endapan hasil kerukan Kali Sadar, Pemkot Mojokerto sudah menyiapkan tempat penampungan (Spoil Bank) seluas 2,5 Hektare. ’’spoil banknya sudah disiapkan lahan oleh pemkot di Kelurahan Gunung Gedangan,’’ ungkapnya.

Tempat penampungan endapan tanah yang dikeruk atau sedimen Kali Sadar (Spoil Bank) ini diperkirakan mampu menampung 9000 meter kubik. Proyek normalisasi Kali Sadar akan dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas selambat-lambatnya mulai awal April 2018.(sma)